Rabu (13/2), setelah berkunjung ke Pusat Penelitian Informatika (P2I) LIPI, Cibinong-Bogor selanjutnya mahasiswa STT-NF berkesempatan berkunjung ke Tokopedia Tower, Ciputra-Jakarta Selatan. Tepatnya di Auditorium Tokopedia beberapa pemateri dari Tokopedia menjelaskan mengenai Company Profile, Software Engineer, dan Event Product Academy. Sebelum pemateri dari Tokopedia, Ketua dari STT Terpadu Nurul Fikri yaitu Dr. Lukman Rosyidi, S.T., M.M., M.T. berkesempatan memberikan motivasi dan pengarahan kepada mahasiswa STT-NF.

Selanjutnya pemateri dari Tokopedia, Johanes menjelaskan mengenai Company Profile Tokopedia. Beliau menjelaskan tentang ruang lingkup budaya organisasi dari Tokopedia yang menerapkan (Collaborative Culture: equal, same goal, dan priority), (Supportive Ecosystem), dan (Dynamic Environment). Selain itu, Johanes berbagi cerita awal berkarir di Tokopedia.

Kesempatan pemateri selanjutnya yaitu Guntur Vo, Software Engineer menjelaskan Tokopedia in Nutshell. Untuk menjadi pekerja Software Engineer di Tokopedia harus mempelajari minimal satu Bahasa Pemograman, tools Git, pengetahuan lainnya seperti uni testing, mvc, dan lain-lain. Di dalam lingkungan kerjanya juga harus menerapkan Communication, Teamwork, dan Adaptability. Di kesempatan ini beliau juga berbagi cerita dan pengalaman awal karir di Tokopedia.

Terakhir pemateri dari bagian Human Resource Departement yaitu Maya menjelaskan tentang event Product Academy. Yang harus dipelajari dari Product Academy adalah tentang Bisnis, Teknologi, dan Produk. Tokopedia membuat salah satu event Product Academy ini bertujuan untuk mahasiswa dari angkatan 2015 yang berkesempatan untuk mengikuti event ini tentunya dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditentukan. Selain mejelaskan tentang syarat dan ketentuannya, Beliau juga menampilkan timeline event ini agar mahasiswa-mahasiswi STT-NF mengetahui dan harapannya ada yang mengikuti event kali ini.

Adapun benefit yang didapatkan jika ingin mengikuti event ini yaitu Intensive Trainning, Networking, Direct Hiring, Signing bonus total up to 69 Million, Akomodasi, dan Travel Cost. “Harapannya mahasiswa-mahasiswi STT-NF dapat mengikuti event dan kesempatan ini”, kata Maya. Banyak hal yang dibagikan oleh Maya termasuk ada 4 Produk terbaru Tokopedia yaitu Marketplace, Fintech, Digital Goods, dan Mitra Tokopedia.

Published in Kegiatan Kampus

Rabu (13/2), Studi ekskursi adalah program tahunan yang diadakan dengan tujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada perusahaan yang bergerak di bidang IT maupun perusahaan yang menggunakan teknologi IT. Pada kesempatan kali ini, mahasiswa jurusan Informatika dan Sistem Informasi STT Terpadu Nurul Fikri, berkunjung ke Pusat Penelitian Informatika (P2I) LIPI, Cibinong-Bogor. Turut serta dalam kunjungan tahun ini dari Ketua STT Terpadu Nurul Fikri yaitu Dr. Lukman Rosyidi, S.T., M.M., M.T., Dosen STT-NF, Karyawan STT-NF, dan seluruh mahasiswa-mahasiswi angkatan 2015 dan 2016 STT-NF.

Dengan dipandu oleh Ketua Laboratorium High Performance Computing (HPC) yaitu Bapak Zaenal. HPC P2I LIPI memiliki layanan teknologi yang terbaru seperti Rendering Farm, Big Data Analytics and Machine Learning, dan Computational Sciences. Beliau menjelaskan mengenai Computer Cluster dari sisi penggunaan dan kebutuhannya. Selain itu, HPC Service menyediakan layanan gratis untuk penggunanya. Target pengguna diantaranya adalah Peneliti, Akademisi, dan Industri. Layanan ini bisa dilihat diwebsitenya http://grid.lipi.go.id/.

Setelah penjelasan dari Bapak Zaenal, semua mahasiswa-mahasiswi digiring ke ruang Laboraturium Komputasi Berkinerja Tinggi P2I LIPI untuk melihat super komputer dan server. LIPI juga menyediakan E-layanan Sains Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk bahan pelatihan kerja praktik dan tugas akhir. Selain Bapak Zaenal ada Bu Hani, calon peneliti LIPI menjelaskan mengenai rolling data dan riset.

Antusias dari mahasiswa-mahasiswi STT-NF sangat baik terbangun dan terbukti keingintahuan tentang teknologi IT di LIPI, mereka aktif menanyakan hal-hal tersebut. “Harapan kedepannya dari STT Terpadu Nurul Fikri tidak hanya mengadakan kunjungan studi ekskursi saja, tetapi terjalin kerjasama untuk program magang dan tugas akhir juga. Dan ada pertemuan selanjutnya dalam bentuk kerjasama riset ataupun penelitian masyarakat dari STT-NF”, ungkap Bapak Zaenal.

Published in Kegiatan Kampus
Senin, 28 Januari 2019 21:11

UAS? Dibetterin Aja

STT Terpadu Nurul Fikri tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Sejak beberapa waktu lalu seluruh mahasiswa sibuk mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Baik itu mempersiapkan materi, alat tulis, maupun persiapan mental. Ada yang mempersiapkan materi dengan belajar kelompok, ada pula yang sibuk mencari referensi di perpustakaan. Dan di UAS kali ini ada pemandangan menarik datang dari salah seorang mahasiswa dalam membuat persiapan menghadapi UAS. Adalah Huda Izzatul Haq, mahasiswa Teknik informatika 2017 yang saat ini tengah duduk di semester 3. Mahasiswa yang akrab disapa Huda ini punya cara tersendiri dalam menghadapi Ujian Akhir Semester. Pasalnya, ia menawarkan jasa kepada mahasiswa satu angkatannya untuk dibantu dalam mengisi soal latihan ataupun sekedar mengerjakan tugas.

 

Cara yang serupa pun dilakukan oleh Auzan Assidhqi, mahasiswa Teknik informatika 2017 yang masih satu kelas dengan Huda. Dengan metode yang sama, Auzan mempersiapkan materi dan mental untuk menghadapi UAS. Lalu apa ya keuntungan dari metode yang mereka lakukan? “Yaaa, dengan mengajarkan teman yang lain mengenai materi perkuliahan yang belum dimengertinya atau sekedar membantu mengerjakan tugas membuat kita flashback materi, sehingga kita juga akan teringat kembali dan lebih faham” ujar Huda. Sikap Huda dan Shidqi sebagai mahasiswa  ini tentu sudah sejalan dengan nilai-nilai NICE yang dianut oleh STT-NF.

 

Published in Pojok Mahasiswa
Minggu, 27 Januari 2019 22:36

Bukber Puasa Sunnah di STT-NF

Rasulullah SAW memang telah lama berpulang meninggalkan kita, namun beliau mewarisi ajaran islam untuk kita ikuti sebagai bukti bahwa sampai kapanpun ia akan tetap membersamai meski jasad tak lagi disamping umatnya. Beliau pun pernah bersabda bahwa barang siapa yang mencintainya maka hendaklah mengikuti sunnahnya. Sunnah merupakan salah satu jalan yang dapat kita tempuh untuk menggapai Ridho dan Surga Allah SWT. Sunnah yang dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-harinya begitu banyak yang menandakan bahwa segala hal ataupun kegiatan yang kita lakukan sehari-hari tak lepas dari tatakrama ataupun adab. Salah satu sunnah yang sering dilaksanakan bersama-sama di STT Terpadu Nurul Fikri adalah puasa senin kamis yang diwujudkan dalam bentuk bukber atau buka bersama. Kegiatan ini merupakan program kerja departemen Syiar Kreatif LDK Senada 2018. Bentuk kegiatannya berupa pembagian takjil di kampus B STT-NF ketika menjelang berbuka puasa.

 

Pembagian takjil ini tak hanya bertujuan untuk memfasilitasi ‘bahan bukaan’ untuk para mahasiswa serta civitas akademika lainnya yang sedang berpuasa, namun secara tidak langsung pula bermaksud untuk mengajak yang belum melaksanakan puasa untuk segera berpuasa. Karena jika kita mengingat keutamaan melaksanakan puasa ini, maka kita akan berpikir berpuluh-puluh kali untuk meninggalkannya. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam Hadits Bukhari No. 3257; Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu‘anhu, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Surga memiliki delapan buah pintu. Diantara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa”.

 

Program buka bersama ini telah berjalan selama kurang lebih 10 bulan dalam periode kepengurusan Senada 2018. Selama program ini berlangsung, suasana kekeluargaan begitu terasa, kerinduan terhadap Rasulullah semakin kental dan segala harap untuk bertemu Allah semakin kuat. Semoga kegiatan ini akan terus berlangsung sebagai salah satu bentuk dakwah untuk menjalankan sunnah Rasullah SAW.

 

Published in Kegiatan Kampus

Rabu (5/12), Amalia Rahmah, MT. (Ketua Program Studi Sistem Informasi STT-NF) menghadiri acara IS CIO Forum dari AISINDO (Association for Information Systems Indonesia) di Balai Kartini, Jakarta Selatan. AISINDO adalah asosiasi profesional utama bagi individu dan organisasi yang memimpin penelitian, pengajaran, praktik, dan studi sistem informasi di seluruh dunia.

Tahun ini, tema yang didiskusikan mengenai tren dan isu terbaru di sistem informasi. Tujuannya untuk menghubungkan akademisi dengan industri, serta menyoroti masalah krisis talenta ahli sistem informasi (SI) dan teknologi informasi (TI). Pada forum ini juga STT Nurul Fikri berkesempatan menandatangani MoU yang diwakilkan oleh Ketua Prodi STT-NF.

Selain STT Nurul Fikri, MoU ditandatangani oleh Akademisi antara lain, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, STMIK Widya Cipta Dhrama, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Institut Tekniologi dan Bisnis Kalbis, STIMIK Banjarbaru, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas MH Thamrin, Universitas Darwan Ali, Universitas Trunojoyo, Universitas PGRI Madiun, STT Nurul Fikri, Telkom University, Universitas Muhammadiyah Kudus, STIMIK AMIKOM Purwokerto, dan Universitas Lancang Kuning. Dan perwakilan Industri antara lain, PT. Elang Mahkota Teknologi (EMTEK GROUP), TopKarir Indonesia, UnionSpace, VOffice, PT. Andromedia, dan PT. Electronic Data Interchange Indonesia.

Adapun point-point dari MoU tersebut secara garis besar antara lain, Kunjungan Industri (Study Excursion); Magang (Internship); Kerjasama penelitian, proyek bersama (joint project) dan pengabdian masyarakat; Pengembangan program pengajaran dan dosen tamu; Penyelenggaraan event-event bersama; Kerjasama pengembangan kompetensi dan pengetahuan, dapat berupa (namun tidak terbatas pada) training, workshop, kuliah umum, dan seminar; dan Program-program lain yang bermanfaat dan telah disepakati.

Published in Kegiatan Kampus
Senin, 03 Desember 2018 15:12

WAKANDA 'MY ROSUL MY HERO'

LDK SENADA STT-NF divisi Pelayanan Ummat (PU) memiliki salah satu program unggulan yaitu kajian rutin bulanan yang disajikan untuk civitas kampus yang bertujuan menambah wawasan tentang agama islam. Program kajian ini disingkat dengan Wakanda yang memiliki kepanjangan Waktu Kajian Senada. Pada Kamis, 29 November 2018 silam Wakanda dilaksanakan kembali di musholla STT Terpadu Nurul Fikri tepatnya pada pukul 15.30 hingga 16.30 WIB. Dan seperti biasanya, kajian ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias free.

Pemateri Wakanda setiap sesinya selalu berbeda, dan Wakanda kali ini diisi oleh Bpk. Krisna Panji,S.Kom dengan tema “My Rosul My Hero” dikarenakan momentum kajian ini berdekatan dengan maulid Nabi Muhammad SAW. Bpk. Krisna Panji sendiri adalah alumni STT Terpadu Nurul Fikri yang juga merupakan ketua DKM Masjid Nurul Fikri saat ini. Dengan tema yang dipaparkan tersebut tentunya diharapkan dapat menambah kecintaan kita terhadap Rasulullah SAW.

Adapun ketua pelaksana sekaligus penanggung jawab Wakanda kali ini adalah Wahyu Caisar, mahasiswa semester akhir jurusan Sistem Informasi yang juga tak lain adalah Kadep (Kepala Departemen) Pelayanan Ummat LDK SENADA STT-NF. “Alhamdulillah Wakanda kemarin berjalan dengan lancar dan antusiasme peserta cukup banyak dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya, apalagi tema yg kita ambil itu ‘My Rosul My Hero’ dimana tema ini berhubungan dengan peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW dan juga hari pahlawan nasional” ujar Fathan selaku staff Pelayanan Ummat sekaligus salah satu peserta Wakanda sore itu.

 

Published in Kegiatan Kampus

Mahasiswa adalah gelar yang diberikan pada siswa yang telah menyelesaikan jenjang SMA dan melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. Mahasiswa sering diartikan sebagai orang yang harus memiliki intelektual dan sikap pendewasaan yang mumpuni agar siap terjun mengabdikan diri di masyarakat dengan ilmu yang cukup. Hal tersebut yang dijadikan sebagai prinsip oleh Ibrahim Syafiq Musyaffa yang saat ini tengah menyandang status sebagai mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri.

Bertalenta  dalam dunia seni grafis dan jago desain adalah sebutan yang sering didapatkan Syafiq dari teman-temannya. Laki-laki yang memiliki tinggi 170 cm dan berbadan kurus serta berkacamata bak youtuber Kang Abai ini adalah sosok yang unik karena hobinya yang gemar menantang diri. Mahasiswa yang berhasil menyabet juara 1 pada lomba desain poster UI QURANIC pada awal semester satu, mendapatkan sertifikasi Adobe 2017 dan aktif dalam organisasi LDK Senada selama 2 periode ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Pasalnya, dirinya yang saat ini memiliki keahlian pada bidang desain tidak pernah menyerah dan terus mencoba mengikuti berbagai ajang perlombaan. Perlombaan yang baru-baru ini diikuti oleh lelaki yang akrab disapa Syafiq ini adalah Netherland Festival yang diadakan oleh Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Budaya jurusan Sastra Belanda dengan tema “Mari Kita Cintai Lingkungan”. Adapun sistem penilaian perlombaan poster digital ini terdiri dari dua jenis yakni penilaian yang dilakukan oleh juri perlombaan dan penilaian yang dilakukan oleh masyarakat umum dengan menghitung jumlah like pada poster peserta lomba di akun Instagram Nedfest2018. Dari dua jenis penilaian itulah yang pada akhirnya menghasilkan dua kategori juara yaitu juara utama dan juara favorit. Dan juara favorit tersebut diraih oleh Ibrahim Syafiq Musyaffa, salah satu mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri.

Karya desain yang berlatarkan warna biru karya Syafiq ini memiliki tema “Bumi Kita Rumah Kitayang bermakna bahwa bumi adalah rumah kita jadi kita harus menjaganya seperti kita menjaga sesuatu atau barang yang kita sayangi. Hindari hal buruk yang merusak bumi seperti membuang sampah tidak pada tempatnya, menebang pohon sembarangan dan hal lain yang tentu dapat mengancam kelestarian serta keindahan bumi.

Setelah 2-3 tahun vakum mengikuti perlombaan membuat dirinya merindukan persaingan yang saat ini semakin ketat, talenta masyarakat yang semakin berkembang dan melampui dirinya—katanya begitu, membuat lelaki ini kembali menantang diri untuk kembali berkompetisi. Karena mengikuti perlombaan dan merasakan tantangan persaingan membuatnya menyadari bahwa pada dasarnya mencoba dan terus belajar di dunia perkuliahan hingga mengalami banyak kegagalan adalah hal yang patut disyukuri, karena masa kuliah memang masa-masa yang tepat untuk menikmati kegagalan yang diiringi usaha untuk memperbaiki dibandingkan harus merasakan kegagalan pada dunia kerja yang akan memiliki beban dan persaingan yang jauh lebih berat.

Melalui pengalaman yang telah didapat, Syafiq berbagi motivasi pada mahasiswa STT NF lainnya dengan mengatakan “lebih baik mencoba kemudian gagal untuk belajar daripada tidak pernah mencoba dan akhirnya tidak pernah belajar apapun. Karena jika tidak pernah mencoba akan menyesal suatu saat nanti. Mumpung masih di dunia perkuliahan manfaatkan sebaik mungkin untuk mencoba. Di dunia perkuliahan masih bisa trial and eror tapi nanti kalau sudah di dunia kerja tidak ada toleransi terhadap kesalahan ataupun kegagalan yang dilakukan. Jadi maksimalkanlah masa perkuliahan sebaik mungkin untuk belajar, belajar dan belajar”.

Published in Kisah dan Curhat

Seminar Rembulan (Rembukan Ilmiah Tiap Bulan) merupakan acara rutin yang dilaksanakan oleh LPPM (Lembaga Penelitian  dan Pemberdayaan Masyarakat) STT Terpadu Nurul Fikri di setiap bulannya. Pada hari Senin 26 November 2018 silam, seminar Rembulan yang ke-6 kembali diadakan di Kampus B STT-NF tepatnya di ruang B2-205 sejak pukul 10.00 hingga 12.30 WIB. Pembicara Seminar Rembulan kali ini adalah Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom dengan tema “Tips dan Trik Lolos Proposal Hibah”. Beliau merupakan Direktur pasca sarjana Universitas Sahid dan juga seorang analisa data riset. Acara ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh Lukman Rosyidi, ST, M.M., MT selaku ketua STT Terpadu Nurul Fikri serta para dosen, mahasiswa dan peserta dari kalangan lainnya

Rangkaian acara dibuka dengan pembukaan oleh MC yang merupakan salah satu mahasiswi STT-NF yaitu Kuati Septiani dan dilanjutkan dengan tilawah oleh Zulkifli, mahasiswa angkatan 2018. Kemudian acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan diantaranya sambutan dari Ketua LPPM STT-NF Hilmy Abizar Tawakal, ST., M.Kom dan ketua STT-NF Lukman Rosyidi, ST, M.M., MT serta diakhiri dengan sesi tanya jawab sebagai pamungkas dari acara bertemakan kependidikan ini.

Seminar rembulan kali ini seharusnya dijadikan dua sesi, sesi pertama untuk dosen dan sesi kedua khusus untuk mahasiswa tetapi dengan alasan tertentu, acara ini hanya dapat berlangsung satu sesi saja. “Sebagai mahasiswa tentunya kita berharap sesi kedua khusus mahasiswa dapat terlaksana, karena sesi pertama bahasannya cukup berat sehingga kita tak sepenuhnya memahami. Saya berharap seminar Rembulan berikutnya bisa mengusung tema ini lagi khusus untuk mahasiswa” ujar Kuati Septiani selaku mahasiswi serta MC pada acara tersebut.

           

Published in Kegiatan Kampus

Sorak sorai kegembiraan terjadi di kalangan mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri, pasalnya dua teman seperjuangannya berhasil menoreh prestasi dalam perlombaan Analisis Sistem Infomasi (ANSI) di Universitas Budi Luhur. Penghargaan sebagai juara satu lomba yang dilaksanakan pada hari Rabu, 21 November 2018 silam itu sukses diboyong oleh dua mahasiswi STT-NF. Adalah  Rizka Amalia Apriliani dan Laila Nafila (mahasiswi SI 2016) yang menjadi satu-satunya peserta dari luar kampus Budi Luhur yang ikut serta dalam perlombaan yang dikhususkan untuk mahasiswa IT tersebut.

Tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi dua sekawan ini bersaing dengan peserta lain yang berasal dari dalam kampus Budi Luhur sekaligus membawa pulang penghargaan sebagai juara perlombaan. “Seneng banget Alhamdulillah bisa juara satu. Awalnya gak nyangka banget sih” ujar Rizka. “Bukan cuma juara yah, tapi juga pengalaman. Dapet juara penting banget tapi juga pengalaman tidak kalah pentingnya” tambahnya sebagai ungkapan syukur.

Mahasiswi yang akrab disapa Inces (Rizka) dan Laila ini memang dikenal aktif mengikuti kegiatan extra-kampus, hal ini terbukti dengan beberapa kali mengikuti perlombaan yang diselenggarakan oleh pihak eksternal NF seperti MTQN yang dilaksanakan di ITS dan masuk sebagai finalis tahun lalu. Sudah bukan menjadi hal yang aneh bagi mereka mengikuti acara-acara luar bahkan mereka dengan santai ikut serta dalam acara-acara tersebut. “kalo tegang sih enggak yah, karena udah biasa ikut perlombaan seperti ini, malah kita enjoy aja” ungkap Rizka saat pers.

Namun begitu, kendati berbekal kemampuan dan pengalaman yang mumpuni, kedua mahasiswi ini tetap mengalami kesulitan dalam mengikuti perlombaan ini terutama pada saat penyusunan laporan. “Sempet kesulitan juga saat nyusun laporan karena bentrok dengan acara LDMKM (Latihan Dasar Manajemen dan Kepemimpinan Mahasiswa) selama 3 hari, dari hari jum’at sampai hari minggu padahal hari seninnya deadline ngumpulin laporan. Kebetulan jadi panitia juga” ujar Rizka. Meskipun mengalami kesulitan namun tidak menyurutkan semangat keduanya untuk tetap berjuang. Mereka juga berpesan kepada mahasiswa lainnya supaya lebih giat lagi mencari peluang melalui perlombaan di luar kampus. “Jangan banyak mikir, coba aja dulu, hasil mah belakangan” ujar Rizka. Tentunya hal ini menjadi motivasi bagi mereka secara pribadi dan juga mahasiswa lainnya untuk lebih bersemangat mengikuti pelombaan di dalam ataupun luar kampus.

Published in Pojok Mahasiswa

STT Terpadu Nurul Fikri beberapa minggu lalu melaksanakan acara Bulan Bahasa. Acara ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yaitu Seminar Literasi Informasi, Bibliobattle dan diakhiri dengan Pelatihan Jurnalistik yang dilaksanakan dari tanggal 25 Oktober hingga 2 November 2018. Satu pemandangan yang menarik hadir dari acara Bibliobattle, dimana acara ini pertama kali dilaksanakan di STT Terpadu Nurul Fikri. Bibliobattle adalah metode cepat membaca buku dengan mekanisme pembagian tugas pada beberapa orang untuk membaca tiap bab yang berbeda sehingga kegiatan membaca lebih efektif dan tidak membosankan.

Dengan inisiatif dari para pecinta buku dan staf perpustakaan STT Terpadu Nurul Fikri, Bibliobattle dibuat sedikit berbeda dengan diadakannya kompetisi minat baca. Peserta Bibliobattle diharuskan meresensi buku dan hasil resensi tersebut dibuat semenarik mungkin untuk selanjutnya dipresentasikan, berharap presentasi tersebut dapat menarik hati peserta yang lain bahkan menimbulkan keinginan untuk membaca buku yang diresensi. Penilaian juara didasarkan pada berapa banyak orang yang tertarik membaca buku yang diceritakan. Dari sekian banyak peserta dari berbagai angkatan, keluarlah tiga pemenang yaitu juara pertama Nabilah Fajar Utami (TI 2017), kemudian disusul juara kedua Dian Purnama (TI 2017) dan juara ketiga diraih oleh Herpico (Mahasiswa Tingkat Akhir).

Tentu menjadi kesan tersendiri bagi para pemenang, mengingat acara ini pertama kali dilaksanakan di STT Terpadu Nurul Fikri. “Unexpected banget. Awalnya gak kepikiran sama sekali untuk ikut nge-review buku, tapi karena ada salah satu buku yang sedang dibaca dan ternyata worth it bangetujar Nabilah Fajar Utami, pemenang juara pertama Bibliobattle 2018. Mahasiswa yang akrab dipanggil Nafu ini tidak menyangka bisa menjadi juara pertama pada acara tersebut.

Selain bangga dan tidak percaya dengan hasil yang didapatnya, Nafu juga merekomendasikan acara ini untuk dijadikan rutinitas kampus supaya menarik minat baca mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri yang lain. “Seharusnya kegiatan kaya gini perlu sering-sering dilaksanakan ya, karena banyak banget buku yang menarik namun karena kesibukan masing-masing individu, jadi gak ada waktu untuk membaca banyak bukuimbuhnya pada saat pers.Dengan saling me-review, kita jadi tau isi dari buku secara garis besar meskipun belum kita baca, dan bisa jadi salah satu cara untuk merekomendasikan buku ke orang lain tambahnya. Mengingat mahasiswa STT-NF adalah anak IT yang aktivitasnya bergelut dengan PC dan Gadget, maka minat baca mahasiswa sangat kurang sehingga Bibliobattle ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasinya.

Published in Pojok Mahasiswa
Halaman 1 dari 34