Baru-baru ini Telkomsigma telah meluncurkan sebuah aplikasi yang mampu mengkolaborasikan berbagai macam ke dalam suatu ruang. Aplikasi tersebut bernama Mobile CloudMobile Cloud merupakan kumpulan aplikasi kolaborasi yang terintegrasi dalam satu aplikasi. Dengan begitu pengguna hanya perlu satu akun untuk mengakses seluruh fitur kolaborasi seperti email, chat, dan online storage. Berbasis teknologi SaaS Cloud, aplikasi Mobile Cloud dapat diakses kapanpun, di manapun, dari perangkat apapun. Aplikasi ini khusus didesain menunjang dinamika aktivitas digital dalam berkolaborasi.

Mobile Cloud memiliki berbagai keunggulan yang dapat digunakan oleh seluruh pengguna di Indonesia, baik pada penggunaan secara personal, pebisnis, maupun business-to-business-customer dengan white label"Sebagai perusahaan penyedia ICT terbesar di Indonesia, Telkomsigma tidak pernah berhenti melakukan inovasi. Hadirnya Mobile Cloud tidak hanya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di seluruh Indonesia, namun juga telah melalui perbandingan menyeluruh terhadap seluruh pemain aplikasi kolaborasi," kata Direktur Solution Operation Telkomsigma, Achmad Soegiarto.

Selain sumber daya manusia, Mobile Cloud juga didukung oleh infrastruktur Data Center Telkomsigma yang tersertifikasi sebagai Data Center Tier III Facility dari Lembaga Internasional, Uptime Institute. Disisi lain Mobile Cloud juga mendapat dukungan dari Telkom dengan infrastruktur jaringan terdepan dan terluas, yang mana dikatakan mampu menjamin keberlangsungan dan pengalaman dalam memakai aplikasi Mobile Cloud.

Aplikasi Mobile Cloud kini dapat diunduh secara gratis di Play Store. "Kami ingin memberikan kesempatan pada pengguna untuk mendapatkan pengalaman digital terbaik dalam berkolaborasi," ujar Achmad Soegiarto. Pengguna yang menginginkan kapasitas tambahan, bisa memilih Mobile Cloud yang versi berbayar, yang mana akan tersedia dengan paket-paket yang disesuaikan untuk pasar Indonesia. Bagi pengguna UKM maupun koorporat, Mobile Cloud juga akan berperan sebagai platform yang dapat di kustomisasi sesuai dengan kebutuhan bisnis, baik itu melalui skema lisensi maupun white label.

Dengan adanya aplikasi Mobile Cloud ini, diharapkan dapat membawa masyarakat Indonesia yang terbiasa menggunakan layanan public cloud asing, untuk dapat berpindah memanfaatkan produk karya anak bangsa. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel
Senin, 05 Februari 2018 04:09

Machine Learning Semakin Melesat di 2018

Menurut Group Vice President and Chief Architect, Core Technology and Cloud, Oracle Asia Pacific, Chris Chelliah, bahwasanya Machine Learning atau mesin pembelajaran akan menjadi salah satu teknologi yang paling menentukan. Dimana perusahaan yang memanfaatkan jenis teknologi ini, dipastikan akan mengalami kemajuan dengan pesat, hal ini karena pengambilan keputusan juga menjadi lebih cepat dan efisien. "Adopsi machine learning tumbuh bersama dengan komputasi cloud untuk alasan yang bagus. Integrasi aplikasi, platform, dan infrastruktur cloud itu penting untuk pertumbuhan dan keefektifan machine learning," kata Chelliah dalam siaran perilisannya.

Kemudian ia juga berujar bahwa penerapan machine learning membutuhkan data sebanyak mungkin dari sumber yang banyak pula. Dengan semakin banyaknya data yang diolah, maka akan semakin cerdas pula sebuah machine learning. Hal ini juga berarti keputusan yang diambil pun lebih baik pula. "Semakin matang teknologi cloud menjadi alasan 2018 menjadi tahun yang tepat untuk machine learning. Sedangkan cloud adalah bagian penting dari semua strategi IT bisnis, mendorong transformasi digital, dan mengeksploitasi nilai sebuah data," ujarnya lagi.

Ia mengungkap bahwa aplikasi yang menggunakan machine learning akan memberikan nilai strategis dalam jangka panjang, yang mana mentransformasi proses fungsional atau kritikal di dalam bisnis. Adapun keunggulan lain dari machine learning, yaitu dapat diterapkan tanpa adanya batas. Di mana pun terdapat suatu nilai dalam menganalisis dan menarik pemahaman data secara cepat, yang mana merupakan peran dari machine learning.

"Sekarang, machine learning mendorong revolusi di bagian pelayanan pelanggan atau customer service," tambahnya.
Menurut Chelliah, machine learning dapat dimanfaatkan untuk merespon sejumlah pertanyaan atau tanggapan berbagai topik dari pelanggan di berbagai industri. Seluruh jawaban dapat diprediksi apabila chatbot didukung dengan machine learning. Dukungan ini dapat mengasah kemampuan chatbot dalam merespon dengan cepat dan akurat.

"Ini dapat mengurangi waktu menunggu dan rasa frustasi pelanggan, dan menjadikan bisnis lebih efisien. Teknologi ini juga memberikan kesempatan pada pelayanan pelanggan untuk menangani keluhan lain yang lebih unik dan memang membutuhkan campur tangan manusia," ujar Chelliah. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Fitur video call saat ini banyak diminati dan digunakan oleh pengguna dalam maupun luar negeri. Orang-orang dalam melakukan video call dengan lawan bicaranya, biasanya melalui social media seperti halnya WhatsApp dan LINE. Pada umumnya, untuk melakukan panggilan video kedua belah pihak, baik penelepon maupun penerima harus mendownload dulu aplikasinya. Namun, berbeda dengan Google Duo, bahwasanya penelepon bisa melakukan video call terhadap siapapun, meskipun lawan bicaranya ini belum menginstall dan mendaftarkan ke Google Duo. Dengan catatan, di akhir panggilan telepon penerima akan didorong untuk menginstall aplikasi tersebut.

Guna menjaga privasi, Google Duo memiliki sebuah opsi, yakni calon penerima berhak untuk menolak panggilan Duo dari orang atau nomor yang menghubunginya tersebut. Cara ini merupakan langkah yang bagus untuk memperluas aksesibilitas Duo, serta mempromosikan Duo kepada mereka yang belum menggunakannya. Google Duo pertama kali dirilis pada Agustus 2016 lalu. Dimana aplikasi ini menawarkan kualitas video call yang diklaim lebih stabil dibandingkan dengan aplikasi video call yang sudah ada.

Selain itu, Duo juga menawarkan pengalaman simpel yang didesain untuk memberikan kemudahan saat sedang digunakan. Yakni hanya dengan menggunakan nomor telepon, pengguna bisa langsung menghubungi orang-orang di daftar kontak. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi membuat akun terpisah, karena dapat secara langsung melakukan sign up dan mulai menelepon. Aplikasi yang bisa dipakai antar platform Android maupun iOS ini juga dibuat untuk memberikan pengalaman berkomunikasi yang cepat dan tetap bekerja meski koneksi sedang lambat.

Meskipun demikian, kualitas panggilan akan tetap menyesuaikan dengan perubahan jaringan. Dengan kata lain, saat bandwidth terbatas, Duo akan secara otomatis mengurangi resolusi gambar, dengan tujuan supaya panggilan tetap mulus. Kelebihan lain yang dimiliki Duo yaitu terdapat pada kemampuannya dalam beralih dari WiFi ke jaringan ponsel atau sebaliknya, secara otomatis tanpa memutuskan panggilan yang sedang berlangsung. Semoga bermanfaat.

Published in Artikel

Aplikasi atau Software produktivitas dapat benar-benar membuat pekerjaan Anda terasa lebih mudah. Jika Anda pengguna Linux mungkin anda sudah menggunakan beberapa aplikasi produktivitas yang familiar digunakan seperti libreoffice, gimp, dll. Namun ternyata terdapat alternatif aplikasi produktivitas yang lainya. Berikut 10 aplikasi produktivitas yang belum anda ketahui ini mungkin dapat membantu anda.

  1. Tomboy/Gnote
    tomboy

    Tomboy adalah aplikasi notes sederhana. Ini bukan untuk Linux saja - Anda bisa menggunakanya untuk Unix, Windows, dan macOS juga. Tomboy cukup mudah digunakan, Anda bisa menulis catatan, memo dan memilih apakah akan membuatnya terlihat di desktop maupun menghapusnya.
  2. MyNotex
    notex

    Jika Anda menginginkan note-taker (read: pencatat) dengan lebih banyak fitur namun tetap memilih aplikasi yang kecil dan sederhana, MyNotex layak dicoba. Selain sederhana, ia hadir dengan beberapa fasilitas menarik, seperti kemampuan memformat, shortcut keyboard, dan lampiran untuk beberapa nama. Anda juga bisa menggunakannya sebagai file manajer gambar.
  3. Trojitá
    trotija

    Meskipun Anda terbiasa membuka email di web tanpa aplikasi desktop, namun ingin mencoba membuka email dengan aplikasi Desktop, cobalah Trojitá. Aplikasi ini bagus untuk produktivitas karena ini adalah aplikasi desktop email yang cepat dan ringan, namun menawarkan semua dasar (dan lebih banyak lagi) klien email yang bagus.

  4. Kontact
    kontact

    Personal Information Manager (PIM) adalah alat produktivitas yang hebat, salah satu Aplikasi Personal Information Manager (PIM) yang bisa digunakan adalah Kontact. Kontact dapat digunakan untuk mengelola email, buku alamat, kalender, tugas, berita terbaru, dll. Kontact digunakan pada Desktop Environtment KDE, namun Anda bisa menggunakannya dengan desktop lain juga.

  5. Osmo
    cosmo

    Osmo adalah aplikasi yang jauh lebih up-to-date dengan fungsi kalender, tugas, kontak, dan catatan. Tersedia dengan beberapa fasilitas yang bagus, seperti backup data pribadi terenkripsi dan lokasi alamat di peta, serta kemampuan searching yang bagus untuk catatan, tugas, kontak, dll.

  6. Catfish
    catfish

    Anda tidak bisa menjadi produktif tanpa tool search atau pencari yang bagus. Catfish adalah salah satu tool pencarian yang harus dicoba. Catfish sangat cepat dan ringan. Catfish menggunakan pelengkapan otomatis dari Zeitgeist, dan Anda juga dapat memfilter hasil menurut tanggal dan jenisnya.

  7. KOrganizer
    korganizer

    KOrganizer adalah komponen kalender dan aplikasi penjadwalan Kontact yang disebutkan di atas. KOrganizer menawarkan ToDo dan entri acara yang cepat dan mudah digunakan, serta dapat menambahkan lampiran untuk acara dan todos.

  8. Evolution
    evolution

    Aplikasi Evolution mungkin bukanlah aplikasi daftar terbaik, namun bisa digunakan sebagai alternatif. Mungkin Anda pernah mendengar tentang Evolution sebagai aplikasi email, tapi Evolution dapat digunakan juga untuk mengelola kalender, surat, buku alamat dan tugas.

  9. Freeplane
    freeplane

    Saya tidak tahu berapa banyak dari Anda menggunakan perangkat lunak pemetaan pikiran (mind-mapping) setiap hari, tapi jika Anda melakukannya, cobalah aplikasi Freeplane. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk pemetaan pikiran (mind-mapping) dan mengelola pengetahuan (knowledge management). Anda bisa membuat catatan, mengaturnya di cloud atau grafik, mengatur tugas dengan kalender dan pengingat, dll.

  10. Calligra Flow
    caligra

    Jika Anda membutuhkan tools flowchart dan diagram, cobalah Aplikasi Calligra Flow. Walaupun Calligra Flow tidak menawarkan fasilitas selengkap Microsoft Visio. Namun anda bisa tetap bisa menggunakannya untuk membuat diagram jaringan, diagram organisasi, diagram alur dan banyak lagi.

Alat produktivitas tidak hanya mempercepat kerja, tapi juga membuat pekerjaan lebih teratur. Pastinya hampir tidak ada orang yang tidak menggunakan alat produktivitas dalam bekerja. Mencoba aplikasi yang tercantum di atas bisa membuat Anda lebih produktif dan bisa membuat hidup Anda setidaknya sedikit lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan.

Published in Artikel

Bank Indonesia berencana memutakhirkan sistem penghimpunan dan inventarisasi dengan memanfaatkan Big Data. Meluasnya berbagai aktivitas ekonomi berbasis digital mendorong bank sentral menciptakan sistem yang mampu menampung banyak informasi dan pengetahuan bagi pemangku kepentingan.

Big Data adalah himpunan data dalam jumlah yang sangat besar, rumit, dan tidak terstruktur. Pemanfaatan Big Data pun sejalan dengan berkembangnya aktivitas berbasis digital yang telah menciptakan data dalam jumlah besar, bervariasi, dan dihasilkan dengan sangat cepat.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pemanfaatan Big Data mampu diaplikasikan pemerintah daerah dalam mewujudkan konsep kota pintar. Tidak hanya dari sisi peningkatan pelayanan publik, melainkan juga sektor pendidikan, kesehatan, transportasi dan keamanan kota.

Menurut Agus, maraknya pengembangan kota pintar yang digenjot di berbagai daerah semakin memunculkan sumber data yang potensial dan bisa dimanfaatkan. Dengan Big Data, maka bukan tidak mungkin daerah lainnya bisa segera mengembangkan konsep kota pintar di daerah masing-masing.

"Apabila data yang tersimpan pada smart city dapat saling terhubung, bisa jadi persoalan di satu kota, ditemukan solusinya di kota lain," kata Agus, di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Dengan Big Data yang terintegrasi dengan daerah lain, maka tentu hal ini bisa mengurangi volatilitas harga komoditas pangan strategis yang selama ini menekan laju inflasi nasional di berbagai daerah. Sebab, setiap daerah bisa memiliki data pangan yang jauh lebih lengkap.

"Inflasi stabil ini kunci untuk Indonesia membangun perekonomian yang lebih tangguh, dan menjamin pertumbuhan yang berkesinambungan," katanya.

Published in Artikel

Kemarin netizen di tanah air, khususnya yang berada di daerah Bekasi dihebohkan dengan munculnya perubahan nama Jalan Dewi Persik, yang seharunya adalah Jalan Dewi Sartika. Atas kejadian ini, tentu pihak Google dibanjiri oleh keluhan dan protes atas pergantian nama tersebut.

Bahkan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Titi Masrifahati telah melayangkan surat keberatan yang ditujukan kepada pihak Google selaku penyedia layanan Maps. Menurut keterangan dari Google Indonesia, mereka mengakui memang ada kesalahan yang terjadi atas perubahan nama jalan tersebut. Menanggapi isu tersebut, pihak Google meminta maaf dan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.

Selain itu, pihak Google juga menjelaskan bagaimana mereka mengumpulkan data yang ada di Google Maps, dimana mereka mendapatkan data dari berbagai sumber yang berbeda. Jika Anda melihat berbagai informasi di Google Maps seperti nama jalan, kafe, atau tempat umum lain, data tersebut merupakan kombinasi dari penyedia pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi dari pengguna.

Dengan sistem pengumpulan data tersebut, Google mengklaim jika informasi yang ditampilkan di Google Maps bisa up-to-date. Namun mereka juga menyadari jika kekeliruan data mungkin saja bisa terjadi sewaktu-waktu, dan butuh waktu yang bervariasi untuk memperbarui data.

Nah, Google mengimbau para pengguna untuk memanfaatkan fitur “Send Feedback” yang terletak yang di pojok kiri bawah jika pengguna menggunakan aplikasi mobile, atau pojok kanan bawah jika pengguna menggunakan Google Maps via PC untuk memberikan masukkan.

Published in Artikel
Senin, 07 Agustus 2017 02:40

Apple Ujicoba 5G

Jika di Indonesia teknologi jaringan 4G saat ini masih tergolong baru dan masih belum semua lokasi dapat menikmatinya, namun rupanya kini sudah muncul teknologi baru penerusnya yakni 5G. Meskipun baru akan digunakan pada beberapa tahun kedepan, namun sejumlah perusahaan teknologi di dunia sudah mulai mencoba jaringan 5G ini dengan teknologi masing-masing.

Baru-baru ini giliran raksasa asal Amerika Serikat Apple yang mendapatkan lisensi untuk dapat menguji coba teknologi jaringan 5G tersebut. Komisi Komunikasi Federal (FFC) Amerika Serikat telah memberi persetujuan kepada Apple untuk mendapat lisensi eksperimental yang memungkinkan Apple menguji teknologi jaringan 5G. dengan dikeluarkannya lisensi tersebut, mencakup beberapa hal diantaranya spektrum gelombang milimeter jarak pendek di pita 28Ghz dan 39Ghz.

Uji coba ini sebenarnya bertujuan untuk dapat mengetahui data teknikal yang relevan dan nantinya akan digunakan ketika pabrikan akan meluncurkan perangkat yang mendukung jaringan 5G di masa mendatang. Hal ini pun menjadi sebuah pertanyaan apakah Apple akan meluncurkan iPhone selanjutnya dengan dibekali teknologi 5G ini? Hal tersebut tentu masih perlu dikaji, pasalnya kalaupun perangkat sudah mendukung jaringan 5G, operator seluler yang menyediakan 5G pun terbilang belum ada.

Namun yang pasti, hal tersebut tentu semakin memperkuat Apple sebagai raksasa teknologi yang terus melakukan inovasi untuk dapat menjadi yang terdepan. Seperti diketahui Apple kabarnya akan meluncurkan varian terbaru iPhone yakni iPhone 8 dalam waktu dekat. Banyak yang menebak-nebak iPhone 8 nantinya akan membawa bekalan teknologi baru yang lebih canggih dari generasi terdahulunya.

Pasalnya, setiap peluncuran produk terbaru Apple memang selalu ada hal baru yang menarik untuk dibahas. Seperti pada saat peluncuran iPhone 7 pada beberapa waktu lalu, di mana Apple menghilangkan jack audio 3,5 mm yang kemudian menjadi perbincangan hangat diberbagai media dan forum. Bahkan tak jarang langkah yang dilakukan Apple menjadi sebuah trendsetter yang diikuti oleh pabrikan gadget lain. Sehingga patut ditunggu kapan Apple akan membekalkan teknologi 5G ini kepada perangkatnya.

Published in Artikel
Kamis, 03 Agustus 2017 08:27

Fitur Penyaring Konten Facebook

Keberadaan sosial media akhir-akhir ini memang kerap disalah gunakan oleh beberapa pihak tidak bertanggungjawab. Tak terkecuali yang terjadi pada platform sosial media terbesar didunia yakni Facebook. Menanggapi hal tersebut, Facebook pun tak tinggal diam. Facebook menyatakan komitmen untuk dapat mengatasi segala kontent negatif yang ada di platformnya tersebut dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan penyaring konten berdasarkan wilayah.

Facebook menyatakan komitmennya kepada pemerintah Indonesia salah satunya dengan pengendalian kontent-kontent negatif yang ada di platformnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan yang sebelumnya telah bertemu dengan tim dari Facebook. “Mengenai pengendalian kontrol konten-konten negatif, saat ini dilaporkan sudah ada fitur baru bagaimana mengendalikannya seperti khusus untuk Indonesia, misalnya ada beberapa konten yang tidak bisa diakses di Indonesia karena bertentangan dengan yang ada,” sebut Semuel di Jakarta.

Fitur geo blocking sendiri merupakan fitur yang akan melarang suatu kontent yang tidak sesuai dengan tempat atau wilayah tertentu. “Ada konten yang dilarang di sini tapi dari di regional (asalnya) tidak dilarang. Jadi itu bisa dilakukan, seperti konten tidak bisa diakses di Indonesia ya contohnya pornografi, kalau ngomong pornografi itu kan levelnya banyak, sementara di kita (Indonesia) itu jelas tidak boleh,” tuturnya.

Dengan fitur ini, kontent yang dianggap tidak sesuai dengan klutur ataupun kebiasaan masyarakat Indonesia akan tersaring dan tidak dapat ditampilkan di wilayah Indonesia. Atau secara sederhananya sebuah konten tidak bisa dibuka ketika terdeteksi bertentangan dengan aturan negara pengakses. “Kalau bicara terorisme itu melibatkan kepolisian dan BNPT. Itu kalau dengan Facebook, SOP-nya sudah cukup jelas,” tandas Semmy.

Sebelumnya terkait permasalahan konten negatif, pemerintah dalam hal ini juga telah melakukan tindakan tegas terhadap Telegram yang membiarkan platformnya menjadi sarang berbagai konten negatif yang membahayakan negara. Langkah pemerintah dengan memblokir Telegram beberapa waktu lalu pun langsung direspon oleh para penyedia layanan sosial media lain yang tidak mau platform miliknya juga diblokir.

Published in Artikel

Jika kamu sedang mengalami musibah kehilangan smartphone, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang akan kami ulas kali ini sepertinya akan cukup bermanfaat. Kehilangan smartphone tampaknya bukanlah masalah yang baru di antara para pengguna smartphone. Kejadian ini pun bisa disebabkan karena berbagai hal misalnya karena kebiasaan penggunanya sendiri yang sering lupa dan kurang berhati-hati ketika menaruh smartphone. Terkadang ada juga teman yang memang suka iseng menyembunyikan smartphone dan berakhir dengan hilangnya perangkat tersebut.

Untuk itulah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi akan sangat penting dan bermanfaat untuk diketahui. Pasalnya, tidak hanya karena beberapa alasan di atas saja smartphone bisa hilang, smartphone yang terjatuh saat kita sedang berpergian maupun tindakan tidak bertanggung jawab seperti pencurian juga menjadi contoh penyebab hilangnya smartphone. Jika sudah begini, tentu kita akan sangat kebingungan sebab komunikasi maupun aktivitas lain yang dilakukan dengan bantuan smartphone akan terganggu. Oleh karena itu, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi salah satu alternatif yang bisa kamu gunakan jika mengalami hal seperti itu.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini sendiri memang cukup banyak dicari-cari pengguna smartphone. Pasalnya, banyak pengguna yang merasa rumit untuk melacak ponsel dengan menggunakan aplikasi. Berhati-hati ketika menggunakan smartphone dan mencari tahu informasi tentang cara mencegah pencurian smartphone merupakan beberapa tindakan preventif yang bisa dilakukan untuk menghindari hilangnya smartphone.

Sebenarnya di jaman yang serba modern seperti ini melacak sebuah smartphone yang hilang sangat mudah untuk dilakukan. Pasalnya, berbagai macam aplikasi untuk melacak keberadaan smartphone sudah banyak tersedia. Apalagi aplikasi-aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis sehingga banyak orang yang menggunakannya. Namun, bagaimana jika tidak ingin menggunakan aplikasi? Apakah kamu tetap bisa menemukan smartphone yang hilang tersebut? Tak perlu khawatir karena cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi jawaban bagi kamu yang ingin menemukan smartphone tanpa repot-repot menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai perantara.

Nah, bagi kamu yang belum mengetahui cara menemukan smartphone Android tanpa bantuan aplikasi, berikut kami berikan tips tentang hal ini selengkapnya. Langsung saja kita simak beberapa segmen di bawah ini yang akan mengulas secara lengkap mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini.

Cara Melacak Ponsel Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Android

Berikut ini adalah langkah-langkah cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android :

1. Langkah pertama pada cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang harus kamu lakukan yakni mengunduh dan menginstal terlebih dahulu Android Device Manager pada Android yang akan digunakan untuk melacak perangkat yang hilang. Setelah terinstall, maka buka layanan ini dan pilih opsi “Accept”.
2. Langkah berikutnya, lakukan login dengan menggunakan akun Google yang masih aktif pada smartphone kamu. Sekali lagi, gunakanlah akun Google yang masih aktif sehingga bisa langsung terkoneksi dengan smartphone yang digunakan.
3. Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang selanjutnya adalah jika kamu memakai dua smartphone sekaligus, maka lokasi smartphone yang hilang bisa langsung ditemukan dengan menggunakan smartphone Android yang satunya lagi.
4. Kemudian, pilih perintah yang ingin diberikan, misalnya dengan memilih untuk menguncinya, memaksanya berdering atau justru menghapus data yang ada di dalamnya.

Dengan menggunakan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android tersebut kamu dapat mengamankan perangkat yang hilang tersebut setidaknya dengan mengunci perangkat agar tidak dapat dibuka. Layanan Android Device Manager merupakan layanan yang memang diberikan oleh Google kepada para pengguna Android yang notabene merupakan produk buatannya.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang satu ini memang lebih akurat dibandingkan jika kamu menggunakan aplikasi pihak ketiga yang lain. Android Device Manager sendiri memiliki fungsi utama untuk mengendalikan perangkat Android dari jarak jauh sehingga dengan layanan Google ini, kamu bisa melacak, mengunci, maupun menghapus data perangkat Android yang hilang tersebut.

Selain cara diatas, adapula cara lain yang dapat digunakan ketika kamu kehilangan perangkat Android. Berikut kami berikan info mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer.

Cara Melacak Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Komputer

Berikut ini merupakan tahapan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer:

1. Hal pertama yang perlu dilakukan dalam cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer adalah buka situs google.com/android/devicemanager melalui peramban (browser) pada komputer yang digunakan. Lakukan login dengan memakai akun email yang juga kamu gunakan pada smartphone Android yang hilang.
2. Ketika kotak dialog Alert muncul, pilihlah opsi “Accept” untuk bisa masuk ke Android Device Manager.
3. Kemudian langkah selanjutnya dari cara melacak android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini adalah klik pada ikon GPS yang berada di pojok kanan pop-up. Apabila GPS yang ada di smartphone memang tidak aktif, maka kamu tidak akan bisa menemukan lokasi dimana smartphone itu berada. Akan tetapi, kamu masih bisa mereset perangkat tersebut dengan cara menekan tombol “Erase”. Langkah ini dilakukan agar smartphone kembali ke pengaturan pabrik dan mengatur GPS agar bisa menyala.
4. Kemudian langkah terakhir yang dapat kamu lakukan pada cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini kamu bisa mengunci smartphone tersebut memakai password yang ada pada fitur “Lock” untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, terlebih jika kamu menduga kalau smartphone itu sengaja disembunyikan. Namun, jika kamu terbiasa memakai smartphone dalam kondisi silent, gunakanlah fitur “Ring” untuk membuatnya berdering dengan keras.

Cara melacak ponsel Android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer bisa dilakukan jika kamu tak memiliki smartphone Android yang lain. Menemukan smartphone yang hilang langsung lewat perangkat Android maupun lewat komputer sebenarnya prinsipnya sama, yaitu dengan mengandalkan Android Device Manager yang merupakan layanan dari Google untuk para pengguna produknya sebab layanan ini pun juga bisa diakses lewat komputer meski langkah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini memang sedikit berbeda.

Nah, kini kamu tak perlu khawatir lagi bukan jika sewaktu-waktu kehilangan smartphone. Pasalnya, kamu kini sudah mengetahui cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi baik dengan memakai perangkat Android maupun Komputer. Namun yang perlu diperhatikan adalah ponsel Android yang hilang tersebut akan bisa dengan mudah ditemukan jika masih dalam keadaan aktif. Namun, jika perangkat tersebut mati maka akan lebih sulit untuk dilacak meskipun masih memungkinkan. Demikianlah informasi tentang cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang bisa kami bagikan. Semoga bisa bermanfaat.

Published in Artikel
Jumat, 28 Juli 2017 09:03

Telegram Mau Dibuka Lagi??

Kementrian Komunikasi dan Informatika memiliki wacana untuk kembali membuka layanan web aplikasi Telegram yang sudah diblokir pada beberapa waktu yang lalu. Terkait dengan kapan dibukanya kembali layanan tersebut, Kemenkominfo saat ini masih menunggu hasil perundingan terkait standard operating procedure (SOP) dengan perusahaan Telegram.

Menmkominfo Rudiantara, mengatakan bahwa tidak ada alasan Telegram untuk tidak dibuka jika SOP-nya memang sudah beres. Bahkan, masyarakat pun tentu menginginkan dibukanya kembali aplikasi tersebut.

Untuk saat ini, Kemenkominfo sedang menjalin komunikasi dengan pihak Telegram dan kedua belah pihak telah menyepakati beberapa poin yang telah direncanakan.

Pertama, pihak Telegram akan mengirimkan sumber dayanya ke Indonesia agar lebih mudah dalam berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia jika sewaktu-waktu terjadi masalah. Dengan adanya kontak person, alamat, dan nomor telepon dari perwakilan Telegram tentu koordinasi akan lebih mudah terjalin.

Poin kedua, pihak Telegram akan memakai self censoring untuk menyikapi konten yang berhubungan dengan radikalisme maupun terorisme. Dengan teknik ini, nantinya akan perusahaan platform akan menerima peringatan yang langsung bisa diteruskan ke pemerintah Indonesia.

“Kalau ada konten berkaitan dengan radikalisme, dia langsung memberikan warning atau memblokir. Kalau masih ada juga yang lolos, kan jalur komunikasi sudah ada. Tinggal bilang saja, eh bos ada kayak begini, tolong take down. Demi kepentingan Indonesia ya, ” kata Rudiantara.

Terkait dengan kapan perundingan antara Kemenkominfo dan Telegram itu selesai, Rudiantara masih belum bisa memastikannya. Namun yang pasti komunikasi antara keduanya harus dilakukan dengan hati-hati.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenkominfo mengumumkan telah melalukan pemblokiran pada layanan web aplikasi Telegram di Indonesia. Akan tetapi, pemblokiran ini baru dilakukan untuk layanan web saja, yaitu sejumlah URL yang dipakai untuk membuka Telegram dengan menggunakan browser dekstop ataupun mobile.

Walaupun langkah ini sempat diprotes banyak orang, namun pemerintah tetap gigih memblokir aplikasi tersebut. Alasan pemerintah adalah karena layanan ini digunakan untuk menyebarkan ajaran-ajaran terorisme dan radikalisme seperti cara untuk merakit bom, melakukan penyerangan, disturbing images, serta informasi lain yang tidak sesuai dengan undang-undang di Indonesia.

Presiden Joko Widodo bahkan ikut menjelaskan mengapa layanan pesan instan yang menjadi rival WhatsApp ini memang layak untuk dihentikan pemakaiannya. Jokowi menuturkan jika aplikasi Telegram memang sudah lama dipantau oleh pemerintah sebelum akhirnya diblokir.

Hasil pantauan yang dilakukan pemerintah menemukan bahwa Telegram sering dipakai berkomunikasi oleh teroris. Terdapat ribuan konten di aplikasi tersebut yang dikatakan bisa mengganggu keamanan negara.

Published in Artikel
Halaman 1 dari 6