Rabu, 30 Mei 2018 08:08

10 Alasan Menggunakan Linux Ubuntu

Linux Ubuntu adalah sistem operasi open source yang paling populer. Ada banyak alasan untuk menggunakan Ubuntu Linux yang membuatnya menjadi distro Linux yang populer. Selain free dan open source, Ubuntu sangat bisa dimodifikasi dan memiliki Repository yang penuh dengan aplikasi.

Ada banyak distribusi Linux yang dirancang untuk berbagai kebutuhan. Sebagai software Open Source, Linux memungkinkan Developers untuk mengambil source code dan membuat sesuatu yang baru dan menarik.

Dari berbagai distro Linux yang tersedia, Ubuntu, Linux Mint, Fedora, openSUSE, dan Debian adalah beberapa sistem operasi yang paling populer. Jika kamu menghadapi masalah dengan gangguan privasi di Windows 10, kamu bisa mencoba pengalaman baru dengan Linux.

Jika kita melihat statistik, Ubuntu adalah sistem operasi open source yang paling populer. Sebagian besar dari kita, Ubuntu adalah sistem operasi berbasis Linux pertama yang akan digunakan. Itulah mengapa penulis memutuskan untuk membagikan 10 alasan terbaik untuk memilih Linux Ubuntu sebagai sistem operasi untuk penggunaan sehari-hari.

Mengapa harus menggunakan Ubuntu Linux?

Terdapat beberapa karakteristik Ubuntu yang menjanjikan yang membuatnya menjadi sistem operasi terpopuler:

1. Ubuntu User-Friendly

Banyak pengguna komputer menganggap sistem berbasis Linux sulit digunakan dan dibuat untuk para Developers. Ini adalah mitos dan kesalahpahaman besar. Sama seperti Windows, menginstal Ubuntu sangat mudah dan setiap orang yang memiliki pengetahuan dasar tentang komputer dapat mengatur sistemnya. Selama bertahun-tahun, Canonical telah meningkatkan pengalaman desktop secara keseluruhan dan memperindah user interface. Bahkan, banyak orang menyebut Ubuntu lebih mudah digunakan dibandingkan dengan Windows.

2. Ubuntu Free

Tidak diragukan lagi itu adalah alasan besar menggunakan Ubuntu Linux. Mengunduh, menginstal, dan menggunakan Ubuntu Linux tidak membutuhkan biaya sepersen pun. Cukup unduh dari situs web Canonical atau kunjungi situs web torrent favorit Anda, buat Bootable ISO atau burn di drive USB. Linux juga digunakan di berbagai organisasi pendidikan dan pemerintahan di seluruh dunia untuk mengurangi biaya. Selain itu, sebagian besar software juga gratis.

3. Linux Aman. Katakan tidak pada anti-virus.

Akan salah jika mengatakan bahwa Ubuntu 100% kebal terhadap virus. Namun, dibandingkan dengan Windows, yang membutuhkan antivirus, risiko malware yang menyerang Ubuntu sangat jarang. Ini juga menghemat uang karena Anda tidak perlu membeli Anti Virus. Firewall dan metode perlindungan virus bawaan dari linux memastikan Anda terlindung dari virus.

4. Kustomisasi Tinggi

Kebebasan untuk menyesuaikan sistem Anda adalah salah satu keunggulan utama yang dimiliki oleh sistem operasi berbasis Linux. Jika Anda tidak menyukai Desktop Environtment tertentu, bisa ganti dengan yang baru. Jika Anda menemukan lingkungan desktop yang tidak menyenangkan, jangan ragu untuk bereksperimen dengan sesuatu yang baru. Karakteristik ini secara alami dimiliki oleh Ubuntu Linux, membuatnya menjadi pilihan yang bagus untuk penggunaan sehari-hari. Kamu bisa mencoba tools seperti Compiz dan membuat pengalaman Ubuntu Anda lebih menarik.

5. Tersedia Berbagai Varian Ubuntu

Pengguna baru mungkin tidak mengetahui bahwa selain Ubuntu berbasis GNOME, ada banyak varian lainnya. Ada berbagai varian Ubuntu yang memenuhi kebutuhan spesifik pengguna. Jika Anda ingin mencoba lingkungan desktop KDE yang modern dan ramping, ada Kubuntu. Untuk sistem dengan konfigurasi rendah, ada Lubuntu dan Xubuntu. Ubuntu GNOME dan Ubuntu MATE adalah dua varian populer lainnya. Edubuntu difokuskan untuk sekolah dan institusi pendidikan. 

6. Komunitas Ubuntu yang mendukung

Sama seperti proyek berbasis Linux lainnya, Ubuntu memiliki dukungan komunitas yang kuat dan ini adalah salah satu keuntungan terbesar dari Ubuntu dibandingkan distro lain. Anda bisa mencari di internet, mengunjungi forum Linux, dan mendapatkan jawaban untuk semua jenis pertanyaan Linux. Anda juga dapat mengunjungi https://www.ubuntu.com/support.

7. Persyaratan Sistem yang Rendah

Dua varian spesifik yaitu Lubuntu dan Xubuntu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sistem kelas yang rendah, Ubuntu Unity juga tidak memerlukan persyaratan sistem yang tinggi. Persyaratan hardware yang disarankan adalah prosesor 700 MHz, RAM 512MB, dan hard disk 5GB.

8. Ribuan Software Gratis di Software Center

Menemukan software yang kamu suka jauh lebih mudah di Ubuntu. Anda hanya perlu membuka Ubuntu Software Center dan menemukan semua software yang bermanfaat. Cukup klik tombol instal dan paket akan diinstal. Alterntif lain, kamu bisa menginstal berbagai software dengan beberapa perintah sederhana. Untuk penggunaan dasar, Ubuntu sudah diinstal dengan banyak software seperti Gimp, Chromium, VLC, dan Firefox.

9. Peningkatan Kompatibilitas, Termasuk Driver

Versi baru dari Ubuntu telah menggunkan kernel Linux terbaru. Hal ini memungkinkan Ubuntu berjalan di berbagai perangkat keras yang tua dengan sistem baru dengan chip terbaru. Ubuntu juga dilengkapi dengan berbagai driver yang sudah diinstall sehingga menghemat waktu.

10. Ubuntu Open Source

Terakhir tetapi tidak sedikit, Ubuntu adalah open source. 

Sumber: itsfoss

Published in Artikel

Seberapa besar ukuran swap? Haruskah ukuran swap dua kali lipat dari ukuran RAM atau haruskah ukuran swap setengah dari ukuran RAM? Apakah saya perlu partisi swap jika sistem saya memiliki kapasitas RAM yang besar? Mungkin ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan tentang menentukan ukuran swap saat menginstal Linux. Hal Itu bukan hal yang baru lagi. Selalu ada kebingungan seputar ukuran swap.

Swap merupakan sebuah ruang pada hard disk yang dijadikan ruang virtual memory yang digunakan ketika komputer membutuhkan lebih banyak memory. Dalam artian partisi dengan filesystem Swap ini bekerja sebagai cadangan , apabila RAM yang digunakan sudah penuh. Jadi sederhaananya, Swap ini akan memberi pertolongan jika RAM yang kita gunakan sudah kehabisan ruang kosong.

Swap akan sangat berguna untuk komputer yang memiliki RAM berkapasitas minim. Fungsi ini mirip dengan fitur paging files pada Windows. Swap juga digunakan untuk menyimpan data-data yang jarang digunakan di RAM.

Untuk waktu yang lama, ukuran swap yang disarankan dua kali lipat dari ukuran RAM namun aturan tersebut tidak berlaku lagi untuk komputer modern. Berapa ukuran swap yang harus dialokasikan untuk sistem jika RAM 32 GB atau 64GB? Bukankah itu akan menjadi pemborosan pada hardisk jika ukuran swap dua kali dari ukuran RAM 32GB atau 64GB?

Apa Itu Swap? Kapan Swap Digunakan?

Sistem kamu menggunakan RAM (Random Access Memory) ketika menjalankan aplikasi. Ketika ada beberapa aplikasi yang berjalan di sistem kamu maka aplikasi akan dikelola dengan RAM yang tersedia.

Tetapi jika terdapat banyak aplikasi yang berjalan atau aplikasi membutuhkan banyak RAM, maka sistem akan mendapatkan masalah. Jika aplikasi membutuhkan lebih banyak memori namun seluruh RAM sudah digunakan, aplikasi akan crash.

Swap bertindak sebagai memori cadangan disaat RAM sudah kehabisan tempat. ketika RAM habis, sistem Linux kalian akan menggunakan sebagian swap dan mengalokasikannya ke aplikasi yang sedang berjalan.

Itu terdengar keren. Ini berarti jika kalian mengalokasikan swap berukuran 50GB, sistem Anda dapat menjalankan ratusan atau mungkin ribuan aplikasi pada saat bersamaan? Salah.

Perhatikan, kecepatan adalah hal yang menjadi pembahasan disini. RAM mengakses data dalam waktu nanodetik. Sedangkan SSD mengakses data dalam waktu mikrodetik sementara hard disk (HDD) biasa mengakses data dalam waktu milidetik. Artinya RAM 1000 kali lebih cepat dari SSD dan 100.000 kali lebih cepat dari HDD biasa.

Jika sebuah aplikasi bergantung terlalu banyak pada swap, kinerjanya akan menurun karena tidak dapat mengakses data dengan kecepatan yang sama seperti pada RAM. Jadi, alih-alih mengambil 1 detik untuk sebuah tugas, mungkin perlu beberapa menit untuk menyelesaikan tugas yang sama. Ini akan membuat aplikasi menjadi lambat bahkan kelihatan tidak berguna.

Dengan kata lain, sedikit swap sangat membantu. Namun kebanyakan swap juga tidak akan berguna.

Mengapa Kita Memerlukan Partisi Swap?

Ada beberapa alasan mengapa anda perlu swap. Diantaranya yaitu :

  1. Jika sistem kamu memiliki RAM kurang dari 1 GB, anda harus menggunakan swap karena kebanyakan aplikasi akan menghabiskan RAM.

  2. Jika sistem kamu menggunakan aplikasi yang membutuhkan resource besar seperti edtiing video, sebaiknya gunakan swap karena RAM Anda mungkin akan cepat habis.

  3. Jika kamu menggunakan hibernasi, maka Anda harus menambahkan swap karena isi RAM akan ditulis ke partisi swap. Ini berarti ukuran swap minimal seukuran RAM.

  4. Menghindri kejadian yang aneh seperti program yang terlalu berat dan menggunakan banyak RAM.

Apakah Kita Masih Memerlukan Swap Jika Sudah Memiliki Banyak RAM?

Jika memiliki RAM 32GB atau 64 GB, kemungkinan sistem tidak akan menggunakan keseluruhan RAM yang ada dan karenanya partisi swap tidak akan pernah digunakan.

Tetapi sebaiknya kita tetap berjaga-jaga, jika sistem kita memiliki 32GB RAM, pastinya juga memiliki hard disk 100 GB atau lebih. Mengalokasikan beberapa GB swap tidak akan merugikan. Ini membuat kita tetap berjaga-jaga secara ekstra jika ada program yang besar dan berat mulai menyalahgunakan dan menghabiskan RAM.

Bisakah Kita Menggunakan Linux Tanpa Partisi Swap?

Ya bisa, apalagi jika sistem memiliki banyak kapasitas RAM. Tapi seperti yang sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, sebaiknya tetap mengalokasikan sedikit partisi untuk swap di Linux.

Seberapa Besar Ukuran Swap yang Harus Dialokasikan?

Sekarang muncul pertanyaan besar. Berapa ukuran swap yang ideal untuk menginstal Linux?

Dan masalahnya di sini adalah tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan mengenai ukuran swap. Hanya ada jawaban rekomendasi.

Setiap orang memiliki pendapat berbeda mengenai ukuran swap yang ideal. Bahkan distribusi Linux pun berbeda-beda dalam menentukan ukuran swap dan tidak memiliki panduan khusus untuk ukuran swap.

Red Hat merekomendasikan ukuran swap 20% dari RAM untuk sistem modern.

CentOS memiliki rekomendasi yang berbeda dari Red Hat untuk ukuran partisi swap. CentOS menyarankan ukuran swap:

  • Dua kali ukuran RAM jika RAM kurang dari 2 GB.
  • Ukuran RAM + 2 GB jika ukuran RAM lebih dari 2 GB. Misal: RAM 3GB berarti swap 5GB (3GB + 2GB).

Ubuntu memiliki perspektif yang sama sekali berbeda untuk ukuran swap karena mempertimbangkan faktor hibernasi. Jika kamu memerlukan hibernasi, ukuran swap menjadi penting di Ubuntu.

Namun jika kita tidak sering menggunakan hibernasi berikut ukuran swap yang direkomendasikan:

  1. Jika RAM kurang dari 1 GB, ukuran swap minimal seukuran RAM dan paling banyak dua kali lipat dari ukuran RAM.

  2. Jika RAM lebih dari 1 GB, ukuran swap minimal akar kuadrat dari ukuran RAM dan paling banyak dua kali dari ukuran RAM.

  3. Jika hibernasi digunakan, ukuran swap harus sama dengan ukuran RAM ditambah akar kuadrat dari ukuran RAM.

Jika bingung dengan penjelasan diatas, berikut tabel yang dapat membantu kamu untuk mengetahui ukuran swap yang direkomendasikan oleh Ubuntu berdasarkan ukuran RAM dan kebutuhan hibernasi:

Picture2

Berapa Ukuran Swap yang Harus Anda Gunakan?

Seberapa besar ukuran swap yang akan kita gunakan tergantung dari kebutuhan kita sendiri, pertanyaan tersebut hanya kita mengetahui dan menentukan jawabanya dari rekomendasi ditas. Untuk waktu yang lama, ukuran swap direkomendasikan dua kali lipat dari ukuran RAM. 

Jadi berapa ukuran swap yang kalian inginkan untuk sistem Linux Anda?

Diterjemahkan dari website: itsfoss

Published in Artikel

Aplikasi atau Software produktivitas dapat benar-benar membuat pekerjaan Anda terasa lebih mudah. Jika Anda pengguna Linux mungkin anda sudah menggunakan beberapa aplikasi produktivitas yang familiar digunakan seperti libreoffice, gimp, dll. Namun ternyata terdapat alternatif aplikasi produktivitas yang lainya. Berikut 10 aplikasi produktivitas yang belum anda ketahui ini mungkin dapat membantu anda.

  1. Tomboy/Gnote
    tomboy

    Tomboy adalah aplikasi notes sederhana. Ini bukan untuk Linux saja - Anda bisa menggunakanya untuk Unix, Windows, dan macOS juga. Tomboy cukup mudah digunakan, Anda bisa menulis catatan, memo dan memilih apakah akan membuatnya terlihat di desktop maupun menghapusnya.
  2. MyNotex
    notex

    Jika Anda menginginkan note-taker (read: pencatat) dengan lebih banyak fitur namun tetap memilih aplikasi yang kecil dan sederhana, MyNotex layak dicoba. Selain sederhana, ia hadir dengan beberapa fasilitas menarik, seperti kemampuan memformat, shortcut keyboard, dan lampiran untuk beberapa nama. Anda juga bisa menggunakannya sebagai file manajer gambar.
  3. Trojitá
    trotija

    Meskipun Anda terbiasa membuka email di web tanpa aplikasi desktop, namun ingin mencoba membuka email dengan aplikasi Desktop, cobalah Trojitá. Aplikasi ini bagus untuk produktivitas karena ini adalah aplikasi desktop email yang cepat dan ringan, namun menawarkan semua dasar (dan lebih banyak lagi) klien email yang bagus.

  4. Kontact
    kontact

    Personal Information Manager (PIM) adalah alat produktivitas yang hebat, salah satu Aplikasi Personal Information Manager (PIM) yang bisa digunakan adalah Kontact. Kontact dapat digunakan untuk mengelola email, buku alamat, kalender, tugas, berita terbaru, dll. Kontact digunakan pada Desktop Environtment KDE, namun Anda bisa menggunakannya dengan desktop lain juga.

  5. Osmo
    cosmo

    Osmo adalah aplikasi yang jauh lebih up-to-date dengan fungsi kalender, tugas, kontak, dan catatan. Tersedia dengan beberapa fasilitas yang bagus, seperti backup data pribadi terenkripsi dan lokasi alamat di peta, serta kemampuan searching yang bagus untuk catatan, tugas, kontak, dll.

  6. Catfish
    catfish

    Anda tidak bisa menjadi produktif tanpa tool search atau pencari yang bagus. Catfish adalah salah satu tool pencarian yang harus dicoba. Catfish sangat cepat dan ringan. Catfish menggunakan pelengkapan otomatis dari Zeitgeist, dan Anda juga dapat memfilter hasil menurut tanggal dan jenisnya.

  7. KOrganizer
    korganizer

    KOrganizer adalah komponen kalender dan aplikasi penjadwalan Kontact yang disebutkan di atas. KOrganizer menawarkan ToDo dan entri acara yang cepat dan mudah digunakan, serta dapat menambahkan lampiran untuk acara dan todos.

  8. Evolution
    evolution

    Aplikasi Evolution mungkin bukanlah aplikasi daftar terbaik, namun bisa digunakan sebagai alternatif. Mungkin Anda pernah mendengar tentang Evolution sebagai aplikasi email, tapi Evolution dapat digunakan juga untuk mengelola kalender, surat, buku alamat dan tugas.

  9. Freeplane
    freeplane

    Saya tidak tahu berapa banyak dari Anda menggunakan perangkat lunak pemetaan pikiran (mind-mapping) setiap hari, tapi jika Anda melakukannya, cobalah aplikasi Freeplane. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk pemetaan pikiran (mind-mapping) dan mengelola pengetahuan (knowledge management). Anda bisa membuat catatan, mengaturnya di cloud atau grafik, mengatur tugas dengan kalender dan pengingat, dll.

  10. Calligra Flow
    caligra

    Jika Anda membutuhkan tools flowchart dan diagram, cobalah Aplikasi Calligra Flow. Walaupun Calligra Flow tidak menawarkan fasilitas selengkap Microsoft Visio. Namun anda bisa tetap bisa menggunakannya untuk membuat diagram jaringan, diagram organisasi, diagram alur dan banyak lagi.

Alat produktivitas tidak hanya mempercepat kerja, tapi juga membuat pekerjaan lebih teratur. Pastinya hampir tidak ada orang yang tidak menggunakan alat produktivitas dalam bekerja. Mencoba aplikasi yang tercantum di atas bisa membuat Anda lebih produktif dan bisa membuat hidup Anda setidaknya sedikit lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan.

Published in Artikel
Kamis, 28 September 2017 14:40

SUSE Linux Enterprise 12 SP3 dirilis

Versi terbaru dari SUSE Linux Enterprise Server memperluas jangkauan server Linux ke prosesor baru dan meningkatkan kinerja dan keamanan. Red Hat Enterprise Linux (RHEL) mendapatkan sebagian pusat perhatian di masanya, namun SUSE Linux Enteprise Server (SLES) juga merupakan bisnis Linux terbaik. Rilisan terbaru, SLES 12 SP3, mendukung platform perangkat keras yang lebih baik dari sebelumnya dan memiliki performa, kemampuan clustering, dan keamanan yang lebih baik dari sebelumnya.

Patch baru ini mendukung chip terbaru dari ARM (AArch64), Intel, AMD, SAP HANA, IBM z Systems, dan POWER. Ini juga mendukung NVM (Non-Volatile Memory) Express over Fabrics.

Secara khusus, SUSE 12 SP3 mendukung:

  • Hardware dan virtualisasi dengan kerapatan komputasi yang lebih tinggi, penggunaan daya lebih rendah, dan perangkat keras ekonomis menggunakan sistem ARM System-on-a-Chip (SoC) baru dari Cavium, Qualcomm, dan lainnya.

  • Perbaikan kecepatan infrastruktur dengan dukungan untuk keluarga prosesor Xeon terisi Xeon terbaru dan paling kuat.

  • Tingkatkan responsif dengan dukungan tambahan untuk prosesor AMD EPYC dan Ryzen terbaru untuk virtualisasi, komputasi, dan datacenter, termasuk sistem desktop.

  • Dukungan data transaksi dan ukuran beban kerja untuk SAP HANA yang sangat besar pada POWER menggunakan ruang alamat virtual yang diperluas.

  • Optimalisasi beban kerja dan peningkatan keamanan data untuk Sistem z dengan dukungan penuh untuk SUSE KVM pada z beserta dukungan kriptografi yang disempurnakan untuk enkripsi data end-to-end.

Rilis SUSE yang baru, yang telah bergerak cepat di atas cloud, juga tersedia di cloud OpenStack asalnya, Amazon Web Services, Azure, dan Google Compute.

Untuk performa dan keamanan, SLES 12 SP3 meliputi:

  • Komunikasi Non-Volatile Memory Express (NVMe) lokal yang cepat dan perangkat penyimpanan jarak jauh dengan dukungan NVMe over Fabrics (NoF). Dengan menggunakan NVMe Anda dapat sepenuhnya memanfaatkan manfaat dari solid-state drive modern.

  • Meningkatkan kinerja database dengan dukungan perangkat blok Ganda Non-Volatile Dual In-Line Memory Module (NV-DIMM) yang ditingkatkan.

  • Optimalisasi aplikasi SAP untuk kinerja dengan konfigurasi dan dukungan tuning untuk SAP Adaptive Server Enterprise dan SAP Business Objects.

  • Perluasan kemampuan keamanan dengan dukungan yang diperbarui untuk TPM (Trusted Platform Module) 2.0 dan memperluas dukungan server kunci untuk volume sistem SAP dengan standar Protokol Manajemen Interoperabilitas Utama (KMIP)

Rilis ini juga mendukung penuh MariaDB untuk pengguna database dan wadah Docker. Anda juga akan dapat menggunakan SLES sebagai desktop dengan SUSE Linux Enterprise Workstation Extension yang baru tetapi harus berlangganan SUSE Linux Enterprise Desktop (SLED). SLED 12 SP3 sekarang menggunakan GNOME 3.20 untuk antarmuka desktopnya. Jika Anda lebih memilih tampilan SLED yang lebih tua, SUSE juga menawarkan mode SUSE Linux Enterprise Classic khusus.

SLES 12, yang dirilis pada bulan Oktober 2014, memiliki siklus hidup 13 tahun, dengan 10 tahun dukungan perdana dan tiga tahun dukungan yang diperpanjang. Versi saat ini (SP3) akan dimaintenance dan didukung sepenuhnya sampai enam bulan setelah peluncuran SLES 12 SP4.

Published in Artikel

Utilitas Linux praktis ini akan menyimpan segala sesuatu kejadian yang Anda simpan ke clipboard. Item yang dipilih untuk ditonjolkan adalah Manajer Clipboard. Bagi Anda yang tidak mengenal manajer clipboard, ini adalah program kecil yang berjalan di belakang dan menyimpan semua kejadian yang disimpan ke clipboard. Kedengarannya memang sederhana, tapi kemungkinan akan meningkatkan produktivitas dari yang Anda harapkan sebelumnya. Ini juga sangat berguna saat menyalin sesuatu, biasanya akan menyadari sesuatu itu berarti ketika Anda telah kehilangan hal-hal yang memang di butuhkan.

Fitur yang digunakan

Saat memilih manajer clipboard, ada beberapa item yang harus dimiliki dan beberapa item yang bagus untuk dimiliki. Pertama, Anda harus memilih manajer clipboard yang terintegrasi dengan lingkungan desktop, shell, dan toolkit pilihan Anda. Integrasi ini akan menghasilkan pengalaman yang jauh lebih mudah. Anda juga harus memastikan program-program pengecualian, karena Anda tidak ingin kata sandi dan informasi sensitif lainnya tersimpan. Fitur lain yang harus digunakan adalah kemampuan untuk mengendalikan dari command line, scriptablity, adanya shortcut keyboard, dan fungsi pencarian.

Manajer Clipboard yang perlu dipertimbangkan untuk digunakan

Meski bukan daftar yang lengkap, berikut beberapa pilihan Manajer Clipboard yang bisa Anda gunakan, diantaranya :

1. Diodon : Terintegrasi baik dengan Unity dan GNOME, termasuk indikator applet yang bagus
2. CopyQ : Manajer clipboard lanjutan yang menerapkan cross platform
3. GPaste : Berbasis GTK + 3 dan terintegrasi baik dengan GNOME
4. Klipper : Pilihan yang bagus untuk pengguna KDE
5. Clipman : Pilihan ringan bagi mereka yang lebih memilih XFCE
6. Parcellite : Pilihan "fitur dasar yang sederhana" , sederhana bagi mereka yang menyukai kesederhanaan.

- Semoga Bermanfaat -

Published in Artikel

Ping berfungsi untuk menguji konektivitas pada sebuah perangkat. Ping adalah sebuah tool yang memungkinkan Anda untuk mencoba apakah perangkat yang Anda gunakan terhubung dengan internet, sebuah komputer atau dengan perangkat jaringan lainnya.

Perintah ini akan mengirim sebuah paket data berukuran kecil ke sebuah alamat IP atau sebuah URL yang spesifik, kemudian jika paket data tersebut diterima, kemudian paket data tersebut akan dikirim kembali ke perangkat semula untuk menandakan bahwa perangkat tersebut terhubung dengan internet atau perangkat lainnya.

Ping juga memungkinkan Anda untuk melakukan uji coba kecepatan dari koneksi internet yang Anda gunakan dengan melakukan ping ke sebuah server spesifik. Anda akan mengetahui berapa kecepatan dari koneksi internet Anda dari seberapa lama paket tersebut akan terkirim dan diterima kembali. Semakin lama paket tersebut terkirim dan diterima kembali, semakin lambat koneksi internet yang Anda gunakan.

Secara default hasil yang dikeluarkan dari perintah ping ini adalah baris-baris teks yang memuat informasi dari hasil proses ping tersebut. Jika Anda merasa bosan dengan hasil keluaran tersebut, Anda bisa menggunakan sebuah tool yang mengeluarkan data hasil proses ping dalam bentuk grafis bernama Gping.

Gping sebuah tool open source yang bisa mencetak hasil keluaran dari perintah ping dalam format grafis di Terminal Linux. Gping bekerja sama seperti ping pada umumnya yang bisa Anda gunakan untuk melakukan ping ke sebuah alamat IP atau URL, namun data hasil dari proses ping tersebut divisualisasikan dalam bentuk grafis, sehingga membuat Anda lebih mudah melihat hasil dari proses ping.

Cara Install Gping di Linux Menggunakan Snap

Gping tersedia dan bisa digunakan untuk berbagai sistem operasi seperti Windows, MacOS, dan Linux. Pada Linux Anda bisa menginstallnya dari Snap package yang sudah tersedia Snap.

Buka Terminal pada Linux Anda dengan menekan kombinasi keyboard CTRL + ALT + T atau buka Terminal melalui menu aplikasi.

Kemudian masukkan perintah berikut pada Terminal untuk mengunduh dan memasang Gping pada perangkat Anda dengan menggunakan Snap :

sudo snap install gping && sudo snap connect gping:network-observe

Tunggu unduhan dan pemasangan Gping hingga selesai dan pastikan berhasil tanpa ada masalah. Jika proses pemasangan selesai, Anda dapat menggunakan Gping untuk menguji konektivitas dengan memasukkan perintah berikut pada Terminal :

gping

Jika Anda hanya memasukkan perintah Gping seperti diatas tanpa memasukkan tujuan proses ping secara spesifik, secara default Gping akan melakukan ping ke alamat Google.

Untuk melakukan ping ke alamat yang spesfik, Anda bisa melakukannya dengan menambahkan alamat IP atau URL yang lebih spesifik seperti berikut :

gping www.nurulfikri.ac.id

Published in Artikel

Meskipun kita tak pernah bersinggungan dengan dunia programming, tapi setiap aspek dalam hidup kekinian tak pernah lepas dari itu. Smartphone yang kita pakai, komputer yang kita geluti tiap hari, halaman-halaman web yang kita buka, semua itu adalah hasil dari programming. Sangat fundamental perannya di zaman digital seperti sekarang ini, dan kita akan tetap bersinggungan meskipun tidak langsung terjun ke dalamnya.

Tentu saja semua hal-hal besar dan penting itu tidak tercipta sendiri. Ada orang-orang di balik itu yang berusaha keras dengan kemampuannya untuk membuat peradaban dunia terus berkembang. Sekarang ini mungkin ada jutaan programmer di seluruh dunia. Namun, yang paling dianggap punya pengaruh besar hanyalah beberapa gelintir orang saja. Mereka bukan hanya programmer, tapi founder dari bahasa programming. Istilahnya, merekalah dewa para programmer.

Jadi, siapa saja para dewa ini yang sudah membuat dunia makin maju? Ketahui lewat ulasan berikut.

1. Dennis Ritchie, Profesor Pencipta Bahasa C yang Top

Kalau boleh dibilang, Bahasa C adalah emaknya para programming language sekarang ini. Memang tidak serta merta mencaplok, tapi kebanyakan bahasa pemrograman sangat terpengaruh dari C. Bahasa C dibuat di tahun 1972, tapi hari ini masih dipakai di banyak sekali hal. Mulai dari software-software, sistem operasi dan lain sebagainya. Dennis Ritchie adalah orang yang ada di balik Bahasa C ini. Pria ini memang ilmuwan komputer yang sangar dan kiprahnya mendunia. Ia bahkan pernah mendapatkan berbagai macam penghargaan, seperti Turing Award di tahun 1983 atau National Medal of Technology dari presiden AS di tahun 1999.

2. Linus Torvalds, Si Pencipta Linux yang Sangar

Selain Windows dan MacOS, Linux adalah salah satu sistem operasi paling terkenal di dunia. Bahkan jika dibandingkan dengan dua OS tadi, Linux punya kelebihan, yakni legalitas. Ya, ketika dua yang lainnya berbayar, Linux datang dengan gratis. Bahkan tak masalah bagi siapa pun untuk mengembangkan dan mendistribusikan hasil kembangannya tersebut.

Ini adalah sebuah revolusi yang besar tentu saja, dan pria di balik ide gila itu adalah Linus Torvalds, sang kreator. Pria ini yang menciptakan kernel atau inti dari Linux. Kemudian berawal dari situ, Linux bisa dikembangkan ke banyak hal. Smartphone Android yang kamu pegang sekarang, itu pun adalah hasil ekspansi dari kernel Linux.

3. Bjarne Stroustrup, Pencipta Bahasa C++ yang Bikin Pusing

Dari banyak bahasa pemrograman paling susah, C++ adalah salah satunya. Ya, ia berisi baris-baris kode yang beda dari yang lain. Meskipun begitu, bahasa ini tetap salah satu yang paling populer sekarang. Banyak produk yang dihasilkan dari C++, misalnya untuk sistem operasi, software-software dan lain sebagainya.

Nah, jika kamu penasaran dengan siapa sosok di balik bahasa pemrograman susah ini, ia adalah Bjarne Stroustrup. Seorang ahli komputer asal Denmark. Tak hanya menciptakan, Bjarne juga mengembangkan bahasa satu ini. Saat ini Bjarne adalah seorang profesor di salah satu kampus di Texas, AS.

4. Tim Berners-Lee, Pria yang Mampu Menghubungkan Dunia

Nama satu ini mungkin cukup asing di telinga, padahal kiprahnya begitu hebat. Bahkan kita mungkin hampir setiap hari bersinggungan dengan hasil karyanya. Ya, Tim Berners-Lee adalah kreator dari Hypertext Transfer Protocol alias HTTP. Bagi yang tak tahu, protokol inilah yang memungkinkan kita untuk berinternet ria.
Melalui temuannya di tahun 1989 ini, Lee sukses membuat dunia terhubung satu sama lain. Ibaratnya, ia menciptakan jembatan bagi semua orang untuk menyeberang. Seumpama HTTP tidak pernah tercipta mungkin komunikasi via internet tidak akan semudah hari ini.

5. Guido van Rossum, Pegawai Google yang Top

Pria satu ini awalnya hanyalah programer biasa, tapi kesukaannya terhadap dunia itu benar-benar besar. Hingga akhirnya ia sukses menjadi salah satu pegawai Google, dan makin berjalannya waktu, kiprahnya di perusahaannya Larry Page itu makin diapresiasi dan ia menjadi sosok penting. Tak hanya bikin Google makin besar, Rossum juga menciptakan bahasa pemrogramannya sendiri bernama Python.

Python adalah salah satu bahasa pemrograman paling populer hari ini, dan sudah banyak produk gila yang tercipta dari itu. Tak hanya Python, Rossum juga menciptakan Mondrian, sebuah sistem yang fungsinya untuk me-review baris-baris kode. Sekarang ini Rossum bekerja untuk Dropbox.

Inilah para dewa programmer yang hasil karyanya luar biasa. Tak hanya sebagai user, orang-orang ini adalah kreator dari bahasa pemrograman yang dipakai oleh jutaan orang. Sampai kapan pun kiprah orang-orang ini takkan pernah tergantikan. Pasalnya, apa yang mereka ciptakan benar-benar sangat fundamental.

Published in Artikel
Senin, 22 Mei 2017 05:02

Mengenal Sistem Operasi Tizen

Baru-baru ini dikabarkan smartphone asal Korea yaitu samsung telah memakai sistem operasi ini dalam seri Samsung Z3. Selama ini smartphone samsung selalu menggunakan Sistem Operasi besutan Google (Android), dari mulai hp midend sampai highend nya. Tizen merupakan sebuah singkatan yang berarti “The OS of Everthing” sesuai dengan singkatannya. Tizen tidak hanya untuk perangkat Android saja, tapi juga untuk menjalankan SMART TV, Smart Camera, Smart Home dan masih banyak lagi perangkat pintar lainnya.

Pada dasarnya Sistem Operasi Tizen ini masih sama menggunakan Kernel Linux. Secara tampilan hampir sama meskipun ada yang mengklaim bahwa Sistem Operasi Tizen ini lebih ringan di bandingkan Android. Samsung bekerja sama dengan Intel untuk mengembangkan sistem operasi tizen. Sebelum munculnya Sistem Operasi Tizen. Intel bersama nokia mengembangkan Sistem Operasi Meego. Namun karena nokia sudah terlanjur suka dengan windows maka Sistem Operasi Meego tidak jadi digunakan. Samsung diam-diam memiliki Sistem Operasi sendiri bernama BADA. Singkat cerita Samsung bekerja sama dengan Linux Foundation dan Intel untuk mengembangkan sistem operasi dari penggabungan Meego dan BADA. Dari penggabungan tersebut lahir lah BADA.

Kesimpulannya adalah bahwa sistem operasi tizen masih sama menggunakan source dari linux. Sehingga produsen hardware dapat merubah ataupun menambahkan fitur-fitur unik seperti yang mereka inginkan. Dari segi kelebihan, beredar rumor bahwa tizen menggunakan HTML 5 bagi content creator bakalan lebih cepat dalam pengembangan sebuah Aplikasi, Web Framework serta lebih murah dalam pengeluaran biaya.

Published in Artikel
Jumat, 28 April 2017 05:51

Fedora

Fedora menampilkan Gnome 3.22.2 menunjukkan overview.png Fedora 25 Workstation dengan GNOME 3.22.2 Pengembang Fedora Project (disponsori oleh Red Hat) Keluarga OS mirip Unix. Keadaan kerja saat ini Sumber model Open Source Rilis awal 6 November 2003; 13 tahun yang lalu Rilis terbaru 25 / 22 November 2016; 4 bulan lalu Target pemasaran Desktop, Workstation, Server, Cloud Update metode DNF (PackageKit).


Paket pengelola RPM Platform i686, x86-64, ARM-hfp, ARM AArch64, PPC64, PPC64le, IBM Z, MIPS-64el, MIPS-el, RISC-V Kernel type Monolithic (Linux) Userland GNU. Antarmuka pengguna default GNOME Lisensi Berbagai lisensi perangkat lunak bebas, ditambah file firmware proprietary didahului oleh Red Hat Linux Situs resmi getfedora.org. Fedora (sebelumnya Fedora Core) adalah sebuah sistem operasi yang berbasis pada kernel Linux, yang dikembangkan oleh Proyek Fedora yang didukung oleh masyarakat dan disponsori oleh Red Hat. Fedora berisi perangkat lunak yang didistribusikan di bawah lisensi sumber terbuka dan gratis dan bertujuan untuk berada di ujung tombak teknologi tersebut.


Pada Februari 2016, Fedora memiliki sekitar 1,2 juta pengguna, termasuk Linus Torvalds, pencipta kernel Linux. Fedora memiliki reputasi untuk berfokus pada inovasi, mengintegrasikan teknologi baru sejak dini dan bekerja sama dengan komunitas Linux hulu. Membuat perubahan di hulu dan bukan secara khusus di Fedora memastikan bahwa perubahan tersebut tersedia untuk semua distribusi Linux.

Fedora memiliki siklus hidup yang relatif singkat versi X hanya didukung sampai 1 bulan setelah versi X + 2 dilepaskan dan dengan sekitar 6 bulan antara kebanyakan versi, yang berarti versi Fedora biasanya didukung setidaknya selama 13 bulan, mungkin lebih lama. Pengguna Fedora dapat meng-upgrade dari versi ke versi tanpa menginstal ulang.

Lingkungan desktop default di Fedora adalah GNOME dan antarmuka pengguna default adalah GNOME Shell. Lingkungan desktop lainnya, termasuk KDE Plasma, Xfce, LXDE, MATE dan Cinnamon, tersedia dan dapat diinstal.

Manajemen paket
Fedora menggunakan sistem manajemen paket RPM. Flatpak juga didukung secara default, dan dukungan untuk boot Ubuntu juga bisa ditambahkan. Fedora menggunakan RPM Delta saat mengupdate paket yang terinstal. RPM Delta berisi perbedaan antara versi lama dan baru dari sebuah paket. Ini berarti bahwa hanya perubahan antara paket yang terinstal dan yang baru didownload mengurangi lalu lintas jaringan dan konsumsi bandwidth.

Keamanan
Keamanan sangat penting di Fedora dengan satu fitur keamanan khusus yaitu Security-Enhanced Linux, yang menerapkan berbagai kebijakan keamanan, termasuk kontrol akses wajib, yang diadopsi oleh Fedora sejak awal. Fedora menyediakan pembungkus pengerasan, dan melakukan pengerasan untuk semua paketnya dengan menggunakan fitur kompilator seperti executable posisi-independen (PIE).

Perangkat lunak
Fedora hadir dengan beragam perangkat lunak seperti LibreOffice dan Firefox. Perangkat lunak tambahan tersedia dari repositori perangkat lunak dan dapat diinstal menggunakan manajer paket DNF atau Perangkat Lunak GNOME.

Software GNOME, manajer paket default Fedora front-end
Selain itu, repositori ekstra dapat ditambahkan ke sistem, sehingga perangkat lunak yang tidak tersedia di Fedora dapat diinstal dengan lebih mudah. Perangkat lunak yang tidak tersedia melalui repositori Fedora resmi, entah karena tidak memenuhi definisi perangkat lunak bebas Fedora atau karena distribusinya mungkin melanggar hukum AS, dapat diinstal menggunakan repositori pihak ketiga. Repositori pihak ketiga yang populer mencakup penyimpanan gratis dan non-bebas RPM Fusion. Fedora juga menyediakan pengguna sistem build yang mudah digunakan untuk membuat repositori mereka sendiri yang disebut Copr.

Proyek Fedora mengelola repositori Paket Ekstra untuk Enterprise Linux (EPEL).

Published in Artikel

Aplikasi WhatsApp kini dikenal sebagai software messenger terpopuler. Hampir setiap berkenalan dengan orang baru atau bertemu kawan lama, Anda pun akan diminta untuk memberikan nomor WhatsApp. Berkomunikasi lewat messenger yang satu ini memang sangat ringkas. Bisa melalui chatting, panggilan suara, ataupun video.

Tidak hanya itu, penggunaan WhatsApp pun dipermudah dengan peluncuran fitur web WhatsApp. Fitur ini memungkinkan pengguna WhatsApp untuk menjalankan akun miliknya via komputer. Hanya saja, pihak WhatsApp tidak menyediakan fitur tersebut untuk beragam platform. Mereka hanya memberikan fitur tersebut kepada pengguna Windows dan Mac. Dengan kondisi seperti itu, mereka yang tidak menggunakan kedua sistem operasi tersebut pun harus gigit jari.

Termasuk di antaranya adalah Linux. Namun, dengan sedikit trik pintar, Anda ternyata bisa menjalankan WhatsApp lewat komputer Linux. Penasaran, kan? Simak langkah-langkahnya di bawah ini. Langkah awal adalah dengan menjalankan Aplikasi Browser Google Chrome. Selanjutnya, bisa menuju ke webstore dan mengunduh ekstensi WhatsChrome. Ekstensi ini memungkinkan pengguna komputer selain Mac dan Windows untuk menjalankan WhatsApp via Chrome. Selanjutnya, Anda tinggal melakukan scanning kode QR untuk bisa menjalankan Aplikasi WhatsApp di komputer Linux. Beragam fitur pun bisa Anda nikmati ketika menggunakan ekstensi ini.

Termasuk di antaranya adalah panggilan suara, video, ataupun chatting biasa. Tidak ketinggalan, Anda juga dapat mengirimkan berbagai jenis file lewat WhatsApp yang dibuka via Linux ini. Selain memanfaatkan keberadaan aplikasi Google Chrome, langkah serupa juga bisa Anda lakukan dengan menggunakan browser Mozilla Firefox. Hanya saja, Anda membutuhkan ekstensi yang berbeda.

Bagi para pengguna browser Firefox di Linux, dapat mengunduh ekstensi yang bernama Messenger for WhatsApp. Fitur yang dimiliki oleh ekstensi ini pun tidak begitu jauh berbeda dengan WhatsChrome. Sebagai tambahan, ekstensi ini juga memberikan informasi jumlah pesan yang belum terbaca.

Nah, bagaimana? Dengan trik pintar di atas, para pengguna Linux ataupun sistem operasi lain pun tetap bisa menggunakan WhatsApp secara bebas di komputer. Kuncinya adalah, keberadaan browser Google Chrome dan Mozilla Firefox. Selamat mencoba, ya!

Published in Artikel
Halaman 1 dari 7