Rabu, 19 Desember 2018 01:57

Ubuntu 18.04 Mendapat Dukungan Selama 10 Tahun

Written by  Aufa Bilah Putra Jazama
Rate this item
(0 votes)

Rilis long-term support  (LTS) Ubuntu biasanya mendapatkan dukungan selama 5 tahun. Berbeda untuk Ubuntu 18.04, versi tersebut akan didukung selama 10 tahun. Rilis LTS yang lain mungkin juga mendapatkan dukungan tambahan lebih lama. Pendiri Ubuntu Mark Shuttleworth mengumumkan berita ini di dalam sebuah keynote di OpenStack Summit di Berlin. “Saya sangat gembira mengumumkan bahwa Ubuntu 18.04 akan didukung selama 10 tahun penuh” ungkapnya.

 

Bergerak Menghadapi Internet of Things
Kita hidup di dunia yang segalanya dapat saling terhubung satu sama lain. Perangkat pintar dapat terhubung ke internet kapan saja dan ini tidak hanya terbatas pada perangkat smartphone. Bahkan mainan, kamera, TV, kulkas, microwave, bola lampu juga kini dapat terhubung ke internet. Singkatnya, perangkat yang saling terhubung tersebut disebut Internet of Thing dan Ubuntu sangat fokus pada hal itu.

Alasan dibalik pengumuman dukungan selama 10 tahun untuk Ubuntu 18.04 didorong oleh kebutuhan pasar IoT. Ubuntu 16.04 dijadwalkan akan berakhir dukungannya pada april 2021, juga akan diberikan dukungan yang lebih panjang. Ubuntu sendiri memiliki opsi Extended Security Maintenance (ESM) untuk pengguna korporasi. Dengan ESM, pengguna mendapatkan perbaikan keamanan untuk kernel dan paket penting untuk beberapa tahun bahkan setelah berakhirnya dukungan LTS. Tentu saja, ESM merupakan fitur berbayar dan ini adalah salah satu dari berbagai cara Canonical, perusahaan di belakang Ubuntu, untuk menghasilkan pendapatans.

 

Ubuntu Tidak Akan Dijual.
Setelah IBM membeli Red Hat seharga $34 miliar, orang mulai bertanya-tanya apakah Ubuntu akan dijual ke pemain besar seperti Microsoft. Shuttleworth telah mengklarifikasi bahwa dia tidak memiliki rencana menjual Ubuntu dalam waktu dekat. Namun, dia juga secara ambigu mengatakan bahwa ia mungkin akan mempertimbangkan jika itu tawaran yang besar serta tetap bertanggung jawab atas Canonical dan Ubuntu dalam mewujudkan visinya.

Sumber :
itsfoss.com

Read 116 times