Kamis, 12 Juli 2018 02:59

Teknologi nano, kunci teknologi masa depan

Written by  dian purnama
Rate this item
(1 Vote)

Teknologi selalu menjadi pembahasan menarik bagi semua orang. Tidak hanya yang bergelut dibidang IT saja, tapi juga orang awam dari semua kalangan. Bagaimana tidak, teknologi merupakan faktor utama penentu maju atau tidaknya sebuah bangsa, bahan hal ini telah turun temurun dari zaman ke zaman, mulai dari zaman manusia pertama sampai saat ini.

Berbicara masalah teknologi, saat ini para pakar dan ilmuan IT tengah mengembangkan salah satu teknologi terbaru yaitu nano teknologi. Sebuah teknologi yang disusun dari perangkat-perangkat berukuran nano (0,000000001 m). ukuran ini jika dibandingkan maka 50.000 lebih kecil dari rambut manusia. Perangkat yang digunakan berukuran 1 – 100 nano meters, dari ukuran inilah para pakar sains menamai teknologi ini sebagai teknologi nano.

Teknologi nano ini bukan merupakan hal yang baru. Pertama kali konsep nanoteknologi diperkenalkan oleh Richard Feynman pada sebuah pidato ilmiah yang diselenggarakan oleh American PhysicalSociety di Caltech (California Institute of Technology), 29 Desember 1959 dengan judul “There’s Plenty of Room at the Bottom”. Richard Feynman adalah seorang ahli Fisika dan pada tahun 1965 memenangkan hadiah nobel dalam bidang fisika. Istilah Nanoteknologi pertama kali diresmikan oleh Prof Norio Taniguchi dari Tokyo Science University tahun 1974 dalam makalahnya yang berjudul “On Basic Concept of ‘Nano-Technology’,” Proc. Intl Conf. Prod. Eng. Tokyo, Part II, Japan Society of Precision Engineering, 1974. Pada tahun 1980-an definisi Nanoteknologi dieksplorasi lebih jauh lagi oleh Dr. Eric Drexler melalui buku yang berjudul “Engines of Creation : The Coming Era of Nanotechnology”.

Teknologi Nano adalah teknologi masa depan. Diperkirakan 5 tahun kedepan seluruh aspek kehidupan manusia akan menggunakan produk-produk yang menggunakan teknologi nano yang diaplikasikan dalam bidang Medis & pengobatan, Otomotif, Komputer, Kosmetik, Farmasi Tekstil, Militer, Lingkunagan hidup maupun konservasi energi.

Read 837 times