Wednesday, 06 September 2017 07:00

First Time

Untuk pertama kalinya Aku dapat mengunjungi dan menikmati keindahan Kota Malang. Di kota yang terkenal dengan Apel Malangnya ini Aku diberikan kesempatan untuk berjuang membawa nama baik Kampus dalam Lomba MTQMN. MTQMN yaitu kepanjangan dari “Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional” adalah Lomba Tingkat Nasional yang diadakan setiap dua tahun sekali dan dikhususkan untuk seluruh Mahasiswa Jenjang S1 seluruh Indonesia. Lomba ini diadakan oleh KEMENRISTEKDIKTI. Pada tahun ini MTQMN ke 15 dilselenggarakan di Kota Malang yaitu di Universitas Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (Unibraw). MTQMN XV 2017 memiliki Jargon yaitu “Salam Pemuda Qurani.”

Setelah diadakannya Seleksi Calon Kafilah dari pihak Kampus, akhirnya terpilihlah Kafilah MTQMN XV yang mewakili Kampus Nurul Fikri. Kami para Kafilah MTQMN XV Kampus Nurul Fikri pergi ke Kota Malang dengan menggunakan Kereta Api Indonesia (KAI). Untuk transport Jakarta - Malang dari pihak Kampus sudah menanggungnya. Karna tempat duduk kami saling berdekatan, untuk mengisi keboringan yang ada karna lamanya perjalanan Jakarta - Malang yaitu selama 16 jam, kami bermain tebak-tebakan yang menyebabkan tawa kami pecah dan membuat heboh satu gerbong kereta. Ada penumpang lain yang merasa keberisikan dan ada juga yang memikirkan jawaban dari teka-teki yang kami mainkan.

Setelah 16 jam didalam kereta, akhirnya kami sampai di Stasiun Malang. Saat kaki ini menginjak Kota Malang, Kota yang baru pertama kali Aku injak, Aku mengucapkan Syukur Alhamdulillah karna diberikan keselamatan dan diberikan kesempatan sampai di Kota Malang. Ternyata kami sudah dijemput oleh Panitia MTQMN XV yang juga menjadi LO dari Kampus Nurul Fikri. Para Kafilah MTQMN XV dari seluruh Indonesia diberikan fasilitas menetap di Asrama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Disini semua hal tercukupi, makan diberikan selalu 3 kali sehari plus buah dan puding, transportasi yang mengangkut para Kafilah untuk pergi ke Universitas Brawijaya atau Universitas Malang sangat memadai dan cukup banyak, untuk para Akhwat disediakan mobil dari Asrama Akhwat ke Masjid tempat berkumpul, jadi tidak terlalu capek berjalan jauh, bahkan jika malam hari di Asrama UIN ini dibuka kantin yang menjual snack dan minuman hangat yang cocok untuk ngemil dengan harga murah.

Bukan hanya lomba saja, tapi di MTQMN XV 2017 ini ada berbagai macam acara yang tak kalah seru, yaitu Kajian yang dibawakan oleh ustadz-ustadz luar biasa contohnya Taqy Malik, Syekh Ali Jaber dan lainnya, Parenting dengan pembicara-pembicara yang sangat ahli dibidang Parenting, dan juga Bazzar yang menyediakan banyak barang-barang yang berbau MTQMN dan oleh-oleh khas Malang. Dan juga disediakan sepedah gratis yang dapat digunakan hanya di lingkungan Universitas Brawijaya.

Pada malam harinya setelah kami tiba di Kota Malang diadakanlah pembukaan MTQMN XV 2017. Saat tiba di Panggung Utama kami semua terkagum karna panggung utamanya sangatlah besar dan dekorasi dari panggungnya sangatlah indah. Kafilah dari cabang lomba lain sangatlah terkagum kagum, tapi bagi tim MSQ panggung sebesar ini menambah ke khawatiran kami, karna Lomba MSQ ditampilkan di Panggung Utama.

Serangkaian acara ditampilkan pada Pembukaan MTQMN XV 2017. Penampilan-penampilan yang luar biasa membuat kami kagum sampai bengong melihatnya. Karna waktu sudah cukup malam, kami pun memutuskan untuk pulang ke Asrama UIN, tetapi ada satu hal yang membuat kami ingin kembali ke panggung utama yaitu penampilan dari Opick. Dia menyanyikan sebuah lagu yang membuat kami ragu dan bimbang antara pulang atau kembali ke panggung, tetapi kami memilih pulang. Jika saat ini tidak bisa melihat Opick, saat penutupan nanti kami bisa melihat Fatin Sidqia Lubis.

Pada MTQMN XV 2017 ada 13 cabang lomba, dan cabang lomba yang Aku pilih adalah Musabaqah Syarhil Quran (MSQ). MSQ ini berbentuk sebuah tim yang terdiri dari Pensyahr (pidato), Tilawah, dan Puitisasi, dan aku pada bagian Puitisasi. Sebelum lomba MTQMN ini dimulai, tim MSQ sudah berlatih selama kurang lebih 2 bulan dan kami tim MSQ disuruh memilih 5 tema dari 10 tema yang diberikan oleh panitia dan harus membuat 5 naskah dari 5 tema yang sudah dipilih.

Tim MSQ mendapatkan urutan tampil pada hari Ahad dan masih ada satu hari untuk latihan kembali. Saatnya pun tiba, tema baju tim MSQ kami adalah coklat susu. Aku yang ditugaskan untuk mengambil nomor urut tampil, “Bismillahirrahmanirrahim”, yeay Alhamdulillah nomor urut “035” itu yang artinya nomor urut 2 dari terakhir dan kami bisa berlatih dan mempedalam kembali tema yang akan kami bawakan.

Tibalah waktu tampil kami dengan rasa gugup karna tampil di atas Panggung Utama yang sangatlah besar, tapi kami akan menampilkannya dengan sebaik mungkin. Dan akhirnya Alhamdulillah, semuanya lancar walaupun ada beberapa kesalahan tapi menurut yang lainnya itu sudah sangatlah bagus. Selain MSQ, Tartilil dan Tilawatil dari Kafilah Kampus Nurul Fikri tampil pada hari Ahad.

Ada 122 tim yang mendaftar pada Lomba MSQ, dan yang masuk Final hanyalah 6 tim. Setelah semua peserta MSQ tampil, pengumuman pun tiba, dan Takdir Allah berkata bahwa untuk tahun ini tim MSQ kami belum masuk Final tapi Insya Allah masuk Final pada MTQMN XVI 2019. Aamiin. Walaupun sedih, tapi yang namanya perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, apalagi saingannya Kafilah dari seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia, walaupun nilainya beda tipis itu sangatlah berpengaruh. Perlombaan ini Aku jadikan pengalaman dan pembelajaran untuk kedepannya.

Sebelum para Kafilah pulang ke daerahnya masing-masing, Panitia MTQMN XV mengadakan agenda wisata yaitu pergi ke Pantai Balekambang dan Pantai Goa Cina. Dan ini untuk pertama kalinya juga Aku pergi ke pantai dengan pemandangan yang sangat indah. Aku sangat suka dengan pemandangan di pantai ini, Masya Allah apalagi Pantai Goa Cina yang menyajikan pemandangan ombak yang tinggi dan kencang. Selama di pantai Aku sangat senang bermain basah-basah dan menyeburkan diri ke pantai. Pengalaman dan Kenangan di Kota Malang ini sangatlah indah dan menyenangkan, terlebih lagi Aku menemukan keluarga baru yang mensupport satu sama lain, merasakan senang dan sedihnya bersama-sama selama satu minggu di Kota Apel ini.

Published in Kisah dan Curhat
Monday, 04 September 2017 03:17

MTQ MN XV 2017

Semua berawal ketika ada info MTQMN (Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional) XV 2017, saya pun mencoba mendaftarkan diri untuk diseleksi dari kampus. Pada hari yang telah ditentukan seleksi pun dimulai, kami diminta untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Banyak dari kami yang mendapatkan koreksi dari penguji termasuk saya guna kembali memperbaiki bacaan kami karna sangat penting mengingat apa yang akan kita baca adalah mukjizat terbesar Rasulullah SAW dan pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Alhamdulillah saya terpilih untuk mewakili STT Terpadu Nurul Fikri dengan kategori tartilil Qur’an. Karena masih memiliki waktu sampai hari berlangsungnya MTQ MN di Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang maka kami pun melakukan pelatihan baik itu yang sudah disediakan oleh kampus maupun latihan individu masing-masing, baik itu dengan guru kami maupun tilawah setiap harinya agar lidah kami selalu terbiasa dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Telah tiba waktu untuk pergi ke kota Malang dimana MTQMN digelar, saya pun berangkat dengan ojek online menuju st. Tanjung barat karena telah ditunggu oleh mahasiswa/i STT NF yang menjadi peserta MTQ MN juga untuk berangkat ke st. Pasar senen karena keberangkatan kami dari sana. Setiba di st. Pasar senen kami pun menunggu kereta kami yang akan berangkat pukul 17.30 dan akan tiba di Malang pukul 10.00. Waktu perjalanan selama 16 jam tidak terasa di kereta karena diisi dengan canda tawa dari kami untuk menenangkan hati agar tidak gugup saat sampai di Kota Malang. Sesampainya di Malang kami pun disambut oleh LO (Liason Officer) kami yang bernama mas Musleh Kadafy dengan ramah untuk mengantarkan kami ke asrama kami di UIN Maliki (Maulana Malik Ibrahim). Setelah sampai di asrama kami pun bersiap untuk sholat jum’at, setelah itu kami di briefing oleh official kami yaitu bang yudo dan kak nina tentang situasi perlombaan besoknya. Malam hari tiba kami pun pergi ke Universitas Brawijaya untuk menyaksikan pembukaan MTQ MN XV 2017, sebuah pembukaan yang spektakuler yang masih terbayang di ingatan saya. Bagaimana pesembahannya, pencahayaannya, dan penampilan qori yang menggetarkan hati kami semua.

Hari telah berganti, setelah selesai sholat shubuh berjama’ah di Masjid UIN Maliki kami pun bersiap untuk menuju Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang (UM) menggunakan bus yang telah disediakan oleh panitia MTQMN untuk mengikuti babak penyisihan. Karena kategori yang berbeda kami pun berpisah untuk menuju tempat seleksi masing-masing. Untuk Kategori Tartilil Qur’an yang mewakili STTNF ada 2 mahasiswa yaitu saya dan Afifah Sausan yang juga menjadi teman sekelas saya di Kampus STTNF, kami pun didampingi oleh kak nina selaku official kami. Setiba di tempat penyisihan kami pun diminta untuk registrasi ulang dan mengambil nomor urut tampil kami dan dipersilakan duduk untuk menunggu giliran pengambilan maqro bacaan kami.

Sambil menunggu dimulainya babak penyisihan saya pun mencoba menenangkan hati dengan membaca Al-Qur’an. Pada pukul 08.00 babak penyisihan pun dimulai oleh MC di kategori tartilil qur’an, setelah pembukaan selesai MC pun memanggil peserta pertama untuk mengambil maqro bacaan dan bersiap untuk naik ke panggung. Waktu terus berlalu dan peserta mulai bergantian melantunkan ayat suci Al-Qur’an sesuai maqro bacaan yang mereka ambil. Sesaat sebelum saya maju untuk mengambil maqro ternyata ada break selama 15 menit, saya menggunakan waktu tersebut untuk berwudhu lagi untuk menenangkan hati saya. Pada pukul 10.10 penyisihan pun dimulai kembali dan nama saya pun dipanggil untuk mengambil maqro bacaan, dan saya pun mendapat maqro QS. Al-Hajj ayat 1-5.

Saya pun dipersilakan untuk naik ke panggung dan masuk kedalam ruangan kaca yang kedap suara. Gugup yang saya rasakan sesaat sebelum tampil membuat saya kurang percaya diri saat akan memulai bacaan. Lampu hijau telah menyala pertanda diizinkannya memulai bacaan. Saya pun mulai membaca dengan hati-hati agar tidak ada kesalahan dalam bacaan saya, pada ayat terakhir saya melakukan kesalahan kecil yang menyebabkan pengurangan terhadap nilai saya. Lampu merah telah menyala menandakan akhir dari bacaan, saya pun mengakhiri bacaan saya. Alhamdulillah tidak ada kesalahan fatal terhadap bacaan saya, walaupun sempat terpeleset di ayat terakhir dikarenakan kurang menarik nafas saat akan memluai bacaan kembali, tapi saya tidak menyesal karena telah berani tampil dan sudah memberikan yang terbaik untuk STT NF. Saat selesai di kategori tartilil kami pun melihat seleksi kategori yang lain dan disana kami bertemu dengan LO kami lainnya yaitu mba Ulyl. Setelah kami semua selesai melaksanakan seleksi di hari itu kami pun kembali ke asrama masing-masing.

Hari pun terus berganti, Tak lupa kami pun diberikan penawaran untuk sekadar jalan-jalan dibeberapa objek wisata di Kota Malang oleh panitia MTQMN, kami pun setuju untuk memilih Pantai Balekambang dan Pantai Goa Cina. Tiba hari dimana kami akan pergi jalan-jalan di Kota ngalam (Malang) begitu sebutan orang sana, mereka sering membalik perkataan mereka seperti “arek malang” menjadi “kera ngalam”, “singo edan” menjadi “ongis nade” dan banyak lagi. Kami diminta untuk berkumpul di depan masjid UIN Maliki untuk menunggu bus keberangkatan menuju destinasi tujuan kami bersama dengan peserta MTQMN lainnya oleh panitia Seharian penuh kami bermain pasir dan air di kedua pantai tersebut, tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 16.00 yang menandakan kami harus kembali ke bus kami untuk perjalanan pulang menuju asrama kami di UIN Maliki.

Hari kembali berganti, jam menunjukkan pukul 04.30 kami pun disambut dengan lantunan adzan shubuh dan udara dingin kota Malang dan kami pun bersiap untuk sholat shubuh. Setelah sarapan pagi kami pun kembali menuju Universitas Brawijaya untuk melihat pengumuman seleksi dan berjalan-jalan di bazaar MTQMN untuk membeli buah tangan. Kabar hasil pengumuman kami sudah kami terima dan Alhamdulillah Allah belum mengizinkan kami untuk melaju ke babak final, mungkin ini adalah teguran dari Allah agar kami terus belajar dan berjuang lagi dikemudian harinya. Kekalahan tersebut tidak membuat kami berkecil hati, karena seperti kata official kami “ngga usah sedih dan nyesel mungkin Allah belum mengizinkan kalian masuk ke babak final tapi Allah sudah mengizinkan kalian untuk mendapatkan pengalaman berharga ini yang ngga bisa di dapetin sama mahasiswa Nurul Fikri lainnya, tetep semangat belajar Al-Qur’an nya semoga MTQMN selanjutnya Allah mengizinkan kalian lagi untuk kembali ikut serta dan bisa masuk final”. Pengalaman yang sudah kami dapat dari Malang tersebut In Syaa Allah menjadi modal kami dan mahasiswa Nurul Fikri lainnya untuk MTQMN XVI 2019.

Tidak terasa sepekan sudah kami di Kota Malang, kami pun harus kembali ke Kota Depok untuk kembali melakukan aktivitas kami disana. Saat akan pulang kami pun berpamitan dengan LO kami disana, sayangnya kami hanya dapat bertemu dengan mas musleh karena mba ulyl masih ada urusan di Universitas Brawijaya. Sebelum naik ke mobil yang akan mengantarkan kami ke st. Malang Kota baru saya dan nendi sempat berfoto dengan mas musleh untuk mengabadikan momen terakhir kami di MTQMN XV 2017 tersebut.

Demikian sedikit kisah saya saat berada di Malang dalam Kompetisi Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional ke-15 Tahun 2017 (MTQ MN XV 2017), Semoga kisah singkat tersebut dapat menginspirasi siapa saja yang membacanya.

Published in Kisah dan Curhat

UI Design dan UX Design adalah tampilan visual dalam sebuah aplikasi atau alat pemasaran digital yang dapat meningkatkan brand pada sebuah bisnis atau perusahaan. Istilah UI dan UX seringkali dianggap sama, namun sebenarnya kedua istilah tersebut memiliki konsep yang berbeda. Apakah perbedaannya? Mungkin kalian masih bingung perbedaannya.

User Experiece Design adalah Proses meningkatkan kepuasan pengguna (pengguna aplikasi, pengunjung website) dalam meningkatkan kegunaan dan kesenangan yang diberikan dalam interaksi antara pengguna dan produk. Bahasa mudahnya adalah UX Design itu proses membuat sebuah website atau aplikasi yang kamu buat menjadi mudah untuk digunakan dan tidak membingungkan ketika digunakan oleh pengguna.

Sedangkan User Interfice Design adalah Desain antarmuka untuk mesin dan perangkat lunak, seperti komputer, peralatan rumah tangga, perangkat mobile, dan perangkat elektronik lainnya, dengan fokus pada memaksimalkan pengalaman pengguna. Bahasa yang lebih mudahnya UI Design adalah bagaimana suatu website atau aplikasi yang kamu buat terlihat seperti apa, (tanggapan pengguna terhadap website atau aplikasi yang kamu buat). Orang biasa menyebutnya sebagai tampilan atau desain sebuah website.

Perbedaan UX dan UI

Banyak orang yang salah kaprah bahwa UI sama UX itu adalah suatu hal yang sama. Faktanya UX dan UI itu berbeda, namun satu sama lain saling berhubungan. Apakah perbedaannya?

Pada dasarnya, User Experience adalah tentang “memahami penggunamu”. Tujuan UX adalah mencari tahu siapa mereka, apa yang mereka capai dan apa cara terbaik bagi mereka untuk melakukan “sesuatu”.

UX berkonsentrasi pada bagaimana sebuah produk itu dapat bermanfaat bagi pengguna dan pengguna merasakan maanfaat dari produk yang kita buat. Sama halnya UX lebih fokus kepada hal-hal yang bersifat fungsionalitas, memudahkan pengalaman pengguna dalam menggunakan setiap komponen yang ada pada website.

Sedangkan User Interface adalah bagaimana suatu website atau aplikasi yang kamu buat terlihat menarik sehingga pengguna tertarik untuk menggunakan website atau aplikasi yang kamu buat dan dapat menggunakannya dengan mudah (tampilan yang menarik). Seperti halnya keindahan tampilan, pemilihan warna yang baik, komposisi warna yang pas, dan hal-hal lain yang membuat tampilan menjadi enak dipandang mata.

Jadi kamu sudah tahu kan? Perbedaan nya.

So, jangan salah pemahaman lagi tentang UI dan UX.

See you next time !

Published in Artikel

Sabtu, 25 Febuari 2017 menjadi waktu pertemuan dua perguruan tinggi yang berbeda Negara. Diadakan di STT Terpadu Nurul Fikri, pertemuan kali ini di hadiri oleh; Drs H Musholli pembina (pembina yayasan Nurul Fikri), Dr. Rudi Lumanto (ketua yayasan STT NF), Ahadiyat S.Sos (Plt STT NF),

M.Ichsan, S.E (Waket II STT NF), dari pihak STT NF, dan Achmad Zaki, SpOT, MEpid (KA. prodi Kedokteran UIN Jakarta), serta Prof. Abd Rahman Abd Rasyid dan Prof. Zaharuddin Saidon sebagai Corporate Representatitive.

STT Terpadu Nurul Fikri dipilih oleh Islamic International Universitas Malaysia untuk melakukan sebuah kolaborasi membangun Fakultas Kedokteran di STT Terpadu Nurul Fikri.

Namun pada prosesnya, ada beberapa hal yang harus dilalui dalam membuka fakultas kedokteran di STT Terpadu Nurul Fikri.

  1. STT Terpadu Nurul Fikri yang notaben nya masih sekolah tinggi, harus di convert menjadi universitas terlebih dahulu, untuk mendirikan sebuah universitas, salah satu syaratnya adalah memiliki minimal 8 program studi, maka dari itu dengan kondisi STT NF yang kini memiliki 2 program studi, perlu adanya tambahan program studi hingga memenuhi syarat.
  2. Menunggu moraturim fakultas kedokteran selesai.
  3. Dan beberapa hal lain yang harus dipersiapkan, seperti memiliki klinik atau rumah sakit sendiri, memiliki dokter spesialis.

Hingga kini, STT Terpadu Nurul Fikri sedang mempersiapkan rancangan proses selanjutnya yang akan dipresentasikan di Islamic International University Malaysia.

Published in Kegiatan Kampus

Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri kembali meraih juara dalam Dinus Application Competition 2017 yang berlangsung pada tanggal 25-26 Februari 2017 di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Dinacom Adalah salah satu event kompetisi yang bergerak dalam bidang IT tingkat Nasional, dikalangan pelajar dan mahasiswa. Dinacom di selanggarakan setahun sekali yaitu dengan mengkompetisikan beberapa kategori perlombaan yang bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas generasi muda yang diselenggarakan oleh UKM DNCC (Dian Nuswantoro Computer Club) Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Dinacom 2017 kali ini mengangkat tema “Make Your Creanovation For Digital Technology” yang bertujuan untuk mengembangkan kreatifitas generasi muda Indonesia yang memiliki peran penting dalam perkembangan teknologi terutama di bidang teknologi komputer. Dengan keunggulan teknologi komputer banyak individu hingga instansi yang mulai menggunakan komputer.

Tahapan lomba dimulai dari seleksi awal yang berupa seleksi proposal disertai seleksi prototype dari aplikasi. Dari seluruh peserta yang mengajukan proposal selanjutnya dipilih sepuluh tim finalis untuk selanjutnya melakukan presentasi aplikasi untuk proses penjurian untuk menentukan pemenang dari kompetisi ini.

Tahap kedua melakukan presentasi tentang produk aplikasi yang dikembangkan serta melakukan penilaian dengan menggunakan kriteria penilaian yang telah ditentukan, setalah itu juri menentukan pemenang sesuai kategori yang telah ditentukan oleh juri dengan syarat peserta.

Sedangkan aplikasi yang diusung oleh tim Andara Tech dari STT Terpadu Nurul Fikri yaitu “Trashpedia” merupakan aplikasi yang membantu masyarakat dalam sistem mengelola sampah dengan baik atau biasa disebut bank sampah. Aplikasi ini adalah penyempurna dari aplikasi yang ada sebelumnya yaitu “YuClean” yang mana aplikasi tersebut terdapat fitur-fitur baru yang belum ada pada aplikasi sebelumnya. Dan pastinya aplikasi ini sangat menguntungkan, tak lain sampah yang mereka kumpulkan akan menghasilkan uang.

andara tech Sttnf2

Dengan mengusung aplikasi ini, tim Andara Tech (Irfan Prasetyo (TI-2013) Miftakhul Aris (SI-2016) serta Rakha Diasry (TI-2016) berhasil meraih juara Favorit Dinus Application Competition 2017.

“Jangan pernah puas untuk ilmu yang kalian punya karena ilmu itu luas,so jangan pernah stuck di tempat itu aja” Ujar Aris (Mahasiswa SI-2016 STTNF) salah satu finalis DINACOM.

Semoga pemenang dari tim Andara Tech selalu memotivasi dan menginspirasi bagi mahasiswa STTNF.

Dapatkan Potongan Biaya Kuliah s.d 1 Juta di Gel 2 ( s.d 16 April 2017)
Daftar Sekarang klik http://pmb.nurulfikri.ac.id/

Published in Pojok Mahasiswa

Seperti sebelum-sebelumnya, setiap angkatan memiliki namanya masing-masing. Nama yang menjadi ciri khusus dan pembeda dengan angkatan lainnya. Begitupun untuk angkatan tahun masuk 2016 ini, yang merupakan angkan ke-V STT Terpadu Nurul Fikri.

Setelah terpilihnya Azmi Faiz Habibi dari Sistem Informasi 2016, sebagai ketua angkatan, pada LDMKM 2016, tugas selanjutnya adalah menentukan nama dan logo angkatan.

Sabtu, 11 Februari 2017, setelah kuliah umum usai, nama angkatan dan logo pun launching.

Generation Power of Squad terpilih menjadi nama angkatan V setelah melewati beberapa proses :

1. Setiap kelas mengusulkan nama angkatan beserta filosofinya.

2. Dewan angkatan 2016 mendiskusikan dan memilih 2 usulan nama angkatan terbaik yaitu, Amoeba dan G.P.S (Generation Power of Squad).

3. Pemungutan suara setiap mahasiswa untuk memilih 1 nama saja.

4.Setelah kuorum, dewan angkatan menghitung hasil pemungutan suara.

5. Pembuatan logo dan rapat persiapan launching.

Tak hanya, nama dan logo, angkatan V mempublikasikan struktur dewan angkatan, dan kelompok belajar yang merupakan salah satu program kerja G.P.S yang akan di laksanakan setelah lauching.

Published in Pojok Mahasiswa

Pada bulan September dan Oktober, Oracle meminta pengguna Java untuk peringkat tambahan Java EE masa depan dengan pentingnya. Survei 1700 peserta menempatkan layanan REST dan HTTP / 2 sebagai prioritas utama, diikuti oleh Oauth dan OpenID, eventing, dan JSON-B (API Java untuk JSON Binding).

Java EE, atau Java Enterprise Edition. Paket ini merupakan paket terlengkap dari Java yaitu bisa memeiliki library yang sangat lengkap, biasanya paket ini digunakkan untuk membuat program dengan tingkat enterprise. Seperti Java Beans, Servlets, JSP dan lain - lain. Tapi di dalam paket ini tetap memasukkan pustaka standard yang ada dalam paket Java SE.

REST pada dasarnya setiap URL unik adalah representasi dari beberapa objek. Kita dapat memperoleh konten-konten objek tersebut menggunakan HTTP GET, untuk menghapusnya, kita dapat menggunakan POST, PUT, atau DELETE untuk memodifikasi objek (dalam praktiknya, kebanyakan service menggunakan POST untuk ini).

"SISA (JAX-RS 2.1) dan HTTP / 2 (Servlet 4.0) telah dipilih sebagai sebagai dua teknologi yang paling penting yang disurvei, dan bersama-sama dengan JSON-B merupakan tiga dari enam teknologi," laporan survei menyimpulkan. "Banyak karya API baru dalam teknologi ini untuk Java EE 8 sudah selesai. Ada nilai yang signifikan dalam memberikan Java EE 8 dengan teknologi ini, dan terkait JSON-P (JSON dengan Padding) update, sesegera mungkin."

Oracle mengejar Java EE 8 sebagai versi retooled dari platform diarahkan ke awan dan microservices penyebaran. Itu karena pada akhir-2017, dan rilis tindak lanjut, Java EE 9, diatur untuk muncul setahun kemudian

Berdasarkan survei, Oracle dianggap mempercepat standar Java EE untuk OAuth dan OpenID Connect. "Hal ini tidak dapat dicapai dalam Java EE 8 jangka waktu, tapi kami akan terus mengejar Security 1.0 untuk Java EE 8," kata perusahaan itu. Tapi dua teknologi lain yang peringkat tinggi dalam survei, konfigurasi dan kesehatan pengecekan, akan ditunda. "Kami telah menyimpulkan yang terbaik adalah untuk menunda masuknya teknologi ini di Java EE untuk menyelesaikan Java EE 8 sesegera mungkin."

Manajemen, JMS (Java Message Service), dan MVC peringkat rendah, sehingga mendukung rencana Oracle untuk menarik API baru untuk daerah-daerah dari Java EE 8. Sementara, CDI (Konteks dan Dependency Injection) 2.0, Bean Validation 2.0, dan JSF (JavaServer Faces ) 2.3 tidak langsung disurvei, Oracle telah membuat kemajuan yang signifikan pada mereka dan akan memasukkan mereka dalam Java EE 8.

JAX-RS (Java API untuk tenang Web Services) menarik banyak dukungan untuk digunakan dengan awan dan microservices aplikasi, dengan 1.171 responden rating sebagai sangat penting. "Praktek saat ini pembangunan awan di Jawa sebagian besar didasarkan pada REST dan asynchrony," kata laporan itu. "Untuk pengembang Java, yang berarti menggunakan standar JAX-RS API tambahan Disarankan datang ke versi berikutnya dari JAX-RS meliputi: a. Reaktif klien API,-blocking non I / O dukungan, event server-mengirim dan integrasi CDI yang lebih baik. " HTTP / 2, sebuah protokol untuk lebih efisien penggunaan sumber daya jaringan dan mengurangi latency, dinilai sangat penting oleh 1.037 responden ketika datang ke awan dan aplikasi microservices.

Responden juga mendukung gaya reaktif pemrograman untuk generasi berikutnya dari awan dan microservices, dengan 647 menyebutnya sangat penting, dan eventing, untuk awan dan microservices aplikasi, disukai oleh 769 responden. "Banyak aplikasi awan bergerak dari model doa sinkron untuk model-event asynchronous," kata Oracle. "Key Java EE API dapat mendukung model ini untuk berinteraksi dengan layanan awan. Sebuah sistem eventing umum akan menyederhanakan pelaksanaan layanan tersebut."

Dalam temuan lainnya, konsistensi akhirnya untuk awan dan microservices aplikasi disukai oleh 514 responden yang menganggapnya sangat penting dan 468 yang ditemukan penting. Multi-tenancy, penting untuk penyebaran awan, dinilai sangat penting oleh 377 responden dan penting oleh 390 pengambil survei. JSON-P dinilai sebagai sangat penting oleh 576 responden, sedangkan 781 memberi rating ini sama untuk JSON-B. Standardisasi NoSQL database dukungan untuk awan dan microservices aplikasi dinilai sangat penting oleh 489 responden dan penting oleh 373 dari mereka yang disurvei, dan 582 responden pikir itu sangat penting bahwa Java EE 9 menyelidiki modularisasi kontainer EE.

Jumlah terbesar responden survei - lebih dari 700 - memiliki lebih dari delapan tahun 'pengalaman mengembangkan dengan Java EE, sedangkan 680 memiliki 2-8 tahun pengalaman.

Referensi : http://www.itworld.com/article/3153148/java/oracle-survey-java-ee-users-want-rest-http2.html

Published in Artikel
Wednesday, 21 December 2016 04:23

3C STT NF, JAGO IT DAN BERKARAKTER

STT Terpadu Nurul Fikri berdiri pada tahun 2002. Berawal dari Lembaga Pendidikan Komputer Nurul Fikri yang dikenal sebagai pelopor open source di Indonesia sejak tahun 1999. Saat ini STT Terpadu Nurul Fikri atau yang dikenal dengan Kampus NF telah meluluskan 1 angkatan sebanyak 37 orang. Sekalipun masih dalam usia yang muda dan baru memiliki akreditasi BAN PT, namun 100% lulusan STT NF tersebut sudah mendapatkan lapangan pekerjaan.

Saat ini STT NF tengah menyelenggarakan perhelatan kompetisi antar siswa SD, SMP dan SMA sederajat dalam bidang IT (Information Technology) dengan nama Computer Creativity Competition (3C) untuk wilayah Jabodetabek. Event besar 3C kali Ini adalah pelaksanaan yang ke-7 (tujuh) dari sepanjang perjalanannya sejak tahun 2009. Ada lima kategori lomba yang dibuka yaitu: animasi, poster, fotografi, vlog dan webquiz.

Tema lomba 3C kali ini adalah: “Jago IT dan Berkarakter”. Hal ini sejalan dengan cita-cita STT NF untuk melahirkan lulusan yang bukan saja memiliki kompetensi di bidang IT namun juga berkarakter mulia. Kompetensi diukur dari kemampuan lulusan menguasai bidang-bidang spesifik IT seperti pengembangan peragkat lunak, database, jaringan/infrastruktur, tata kelola dan sistem informasi enterprise. Prestasi Mahasiswa STT NF sebagai finalis ajang IT Kampus se-Indonesia yaitu GEMASTIK 2015 dan 2016 menjadi contoh upaya STT NF menguasai kompentensi di bidang IT (“jago IT”) ini.

Sedangkan karakter yang dimaksud telah tersusun dalam kata “NICE” yang merupakan kepanjangan dari novelty (inovasi), integrity (integritas), care (kepedulian) dan excellent (kualitas). Kesemua nilai tersebut diambil dari semangat para pendiri dan dosen serta karyawan STT NF yang diharapkan mampu ditanamkan kepada para mahasiswa dan lulusan STT NF. Adapun daftar perilaku utama karakter NICE adalah sebagai berikut :

nice

Dengan semangat “Jago IT dan Berkarakter” inilah, event 3C STT NF mengambil tema. Kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini telah memberikan kesempatan yang luas untuk kita memperoleh banyak kemudahan mendapatkan informasi, mengakses kebutuhan hidup, hiburan dan lain-lainnya. Namun hal itu jangan sampai membuat kita terlena bahkan sampai melanggar batas-batas norma yang berlaku baik agama maupun budaya kita masing-masing. Karakter inovasi, integritas, kepedulian dan kesempurnaan kualitas harus tetap menjadi pegangan di era kemajuan teknologi saat ini. (AWA)

Published in Kegiatan Kampus
Tuesday, 20 December 2016 01:57

Fitur Baru WhatsApp “Revoke”

Setelah sebelumnya WhatsApp merilis fitur video call pada update aplikasi terbaru, rencananya WhatsApp akan meluncurkan fitur terbaru yang akan sangat berguna bagi pengguna. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menarik kembali pesan yang telah dikirimkan kepada pengguna lainnya. Tentunya tidak jarang kita mengalami kesalahan dalam berkirim pesan di aplikasi messenger ini. Yakni mulai dari mengirim pesan kepada orang yang salah, typo, serta kesalahan lainnya yang tidak diinginkan karena kurangnya konsentrasi saat berkirim pesan.

Dengan fitur tersebut, pengguna tidak hanya sekedar menghapus pesan sebatas local aplikasi di smartphone pengguna, tetapi juga menghapus pesan di smartphone lawan percakapannya. Fitur semacam ini pun sebelumnya sudah dimiliki oleh layanan messenger BBM, yang disebut retract.

Jika kita adalah salah seorang dari pengguna BBM dan sudah biasa dengan fitur “Retract”, maka kita tidak akan kesulitan dalam menggunakan fitur “Revoke” pada WhatsApp ini. Untuk melakukannya, kita hanya perlu menekan selama beberapa detik pada pesan yang sudah terkirim hingga keluar opsi, kemudian pilih Revoke dan secara otomatis pesan akan ditarik dari ponsel penerima. Kemudian Whatsapp akan memberikan notifikasi kepada ponsel penerima dengan tulisan “Sender revoked the message”.

Fitur WA

Kemungkinan besar fitur ini tak hanya bisa digunakan untuk menarik pesan berupa text saja, melainkan juga bisa digunakan untuk menarik pesan berupa gambar, audio dan video.

Namun, fitur ini belum sepenuhnya dapat dinikmati oleh semua pengguna WhatApp. Dimana dikutip pada laman Detik Inet dari WaBetaInfo, Whatsapp baru mengujinya pada kalangan terbatas untuk selanjutnya direview sebelum akhirnya masuk versi final.

Hanya saja mungkin tidak semua ponsel bisa menikmati fitur ini pada aplikasi Whatsapp yang diinstal. Karena kabarnya Whatsapp hanya akan menaruh fitur tersebut pada ponsel-ponsel yang merupakan rilisan terbaru. Namun, hingga saat ini belum diketahui spesifikasi ponsel apakah yang mendukung fitur ini, Whatsapp tidak menjelaskannya.

Sebagai awalan, Whatsapp menguji fitur Revoke pada smartphone berbasis iOS. Dan biasanya pengembangan untuk ponsel Android akan segera dilakukan dalam jangka waktu tidak lama setelah itu.

Published in Artikel

Setelah hampir empat bulan dengan versi beta, Google resmi merilis App Inventor Suite yang siap untuk pengguna. Alat pengembangan resmi Google, Android Studio sekarang kleuar dari versi beta dan dirancang dengan kemampuan baru untuk membangun aplikasi dengan lebih cepat.

Bagian yang paling menonjol untuk memperbarui ke versi 2.0 adalan instan Running, dimana Google telah melakukan pengembangan pada sebagian lingkungan pengembangan terpadu (IDE) selama setahun terakhir. Dengan ini, Anda dapat melihat bagaimana perubahan kode langsung mempengaruhi App. Jika Anda terjebak pada kompilasi ulang atau menginstal APK, dapat menjadi proses yang cukup rumit.

Selain itu, perangkat emulator dikatakan akan Tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan yang sebelumnya berkat kemampuannya untuk memasuki multicore CPU. Google mengatakan, emulator biasanya akan lebih cepat pengujiannya pada alat yang nyata dalam menjalankan fitur baru atas perangkat virtual baru untuk setiap melakukan uji coba/tes.

Android Studio juga memberikan kepada pengembang ide yang lebih baik tentang bagaimana App mereka memungkinkan dengan tampilan pada beberapa perangkat yang sudad di uji secara Cloud. Ini memungkinkan Anda untuk mencoba bagaimana App terlihat pada berbagai model ponsel, tablet, dan perangkat keras lain, dan yang sangat penting diberikan lanskap fragmentasi Android yang luas sekali.

Anda dapat mendownload Android Studio 2.0 sekarang juga. Google juga bermitra dengan Udacity pada serangkaian kursus Online bagi mereka yang ingin belajar tentang bagaimana cara membangun Aplikasi Android.

Mengapa hal ini diperlukan? Karena kualitas alat yang tersedia untuk pengembang sangat mempengaruhi kinerja jenis aplikasi yang mereka bangun. Fitur baru dalam Android Studio harus memberikan layanan yang lebih baik bagi pengembang dalam menangani kinerja perangkat dan versi Android yang digunakan, yang merupakan tantangan utama dalam membangun sistem operasi bagi Google.

Ini tidak akan mengatasi masalah mendasar, seperti peluncuran aplikasi pertama yang hanya pada iOS. Tetapi ini akan membantu pengembang aplikasi dengan kualitas lain yang mendapat keuntungan dari fitur tertentu Android.

Sumber : http://www.greenbot.com/article/3053551/android/android-studio-20-brings-new-emulator-more-tools-to-speed-app-creation.html

Published in Artikel
Page 1 of 2