Bank Indonesia berencana memutakhirkan sistem penghimpunan dan inventarisasi dengan memanfaatkan Big Data. Meluasnya berbagai aktivitas ekonomi berbasis digital mendorong bank sentral menciptakan sistem yang mampu menampung banyak informasi dan pengetahuan bagi pemangku kepentingan.

Big Data adalah himpunan data dalam jumlah yang sangat besar, rumit, dan tidak terstruktur. Pemanfaatan Big Data pun sejalan dengan berkembangnya aktivitas berbasis digital yang telah menciptakan data dalam jumlah besar, bervariasi, dan dihasilkan dengan sangat cepat.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pemanfaatan Big Data mampu diaplikasikan pemerintah daerah dalam mewujudkan konsep kota pintar. Tidak hanya dari sisi peningkatan pelayanan publik, melainkan juga sektor pendidikan, kesehatan, transportasi dan keamanan kota.

Menurut Agus, maraknya pengembangan kota pintar yang digenjot di berbagai daerah semakin memunculkan sumber data yang potensial dan bisa dimanfaatkan. Dengan Big Data, maka bukan tidak mungkin daerah lainnya bisa segera mengembangkan konsep kota pintar di daerah masing-masing.

"Apabila data yang tersimpan pada smart city dapat saling terhubung, bisa jadi persoalan di satu kota, ditemukan solusinya di kota lain," kata Agus, di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Dengan Big Data yang terintegrasi dengan daerah lain, maka tentu hal ini bisa mengurangi volatilitas harga komoditas pangan strategis yang selama ini menekan laju inflasi nasional di berbagai daerah. Sebab, setiap daerah bisa memiliki data pangan yang jauh lebih lengkap.

"Inflasi stabil ini kunci untuk Indonesia membangun perekonomian yang lebih tangguh, dan menjamin pertumbuhan yang berkesinambungan," katanya.

Published in Artikel

Kemarin netizen di tanah air, khususnya yang berada di daerah Bekasi dihebohkan dengan munculnya perubahan nama Jalan Dewi Persik, yang seharunya adalah Jalan Dewi Sartika. Atas kejadian ini, tentu pihak Google dibanjiri oleh keluhan dan protes atas pergantian nama tersebut.

Bahkan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Titi Masrifahati telah melayangkan surat keberatan yang ditujukan kepada pihak Google selaku penyedia layanan Maps. Menurut keterangan dari Google Indonesia, mereka mengakui memang ada kesalahan yang terjadi atas perubahan nama jalan tersebut. Menanggapi isu tersebut, pihak Google meminta maaf dan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki masalah tersebut.

Selain itu, pihak Google juga menjelaskan bagaimana mereka mengumpulkan data yang ada di Google Maps, dimana mereka mendapatkan data dari berbagai sumber yang berbeda. Jika Anda melihat berbagai informasi di Google Maps seperti nama jalan, kafe, atau tempat umum lain, data tersebut merupakan kombinasi dari penyedia pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi dari pengguna.

Dengan sistem pengumpulan data tersebut, Google mengklaim jika informasi yang ditampilkan di Google Maps bisa up-to-date. Namun mereka juga menyadari jika kekeliruan data mungkin saja bisa terjadi sewaktu-waktu, dan butuh waktu yang bervariasi untuk memperbarui data.

Nah, Google mengimbau para pengguna untuk memanfaatkan fitur “Send Feedback” yang terletak yang di pojok kiri bawah jika pengguna menggunakan aplikasi mobile, atau pojok kanan bawah jika pengguna menggunakan Google Maps via PC untuk memberikan masukkan.

Published in Artikel
Monday, 07 August 2017 02:40

Apple Ujicoba 5G

Jika di Indonesia teknologi jaringan 4G saat ini masih tergolong baru dan masih belum semua lokasi dapat menikmatinya, namun rupanya kini sudah muncul teknologi baru penerusnya yakni 5G. Meskipun baru akan digunakan pada beberapa tahun kedepan, namun sejumlah perusahaan teknologi di dunia sudah mulai mencoba jaringan 5G ini dengan teknologi masing-masing.

Baru-baru ini giliran raksasa asal Amerika Serikat Apple yang mendapatkan lisensi untuk dapat menguji coba teknologi jaringan 5G tersebut. Komisi Komunikasi Federal (FFC) Amerika Serikat telah memberi persetujuan kepada Apple untuk mendapat lisensi eksperimental yang memungkinkan Apple menguji teknologi jaringan 5G. dengan dikeluarkannya lisensi tersebut, mencakup beberapa hal diantaranya spektrum gelombang milimeter jarak pendek di pita 28Ghz dan 39Ghz.

Uji coba ini sebenarnya bertujuan untuk dapat mengetahui data teknikal yang relevan dan nantinya akan digunakan ketika pabrikan akan meluncurkan perangkat yang mendukung jaringan 5G di masa mendatang. Hal ini pun menjadi sebuah pertanyaan apakah Apple akan meluncurkan iPhone selanjutnya dengan dibekali teknologi 5G ini? Hal tersebut tentu masih perlu dikaji, pasalnya kalaupun perangkat sudah mendukung jaringan 5G, operator seluler yang menyediakan 5G pun terbilang belum ada.

Namun yang pasti, hal tersebut tentu semakin memperkuat Apple sebagai raksasa teknologi yang terus melakukan inovasi untuk dapat menjadi yang terdepan. Seperti diketahui Apple kabarnya akan meluncurkan varian terbaru iPhone yakni iPhone 8 dalam waktu dekat. Banyak yang menebak-nebak iPhone 8 nantinya akan membawa bekalan teknologi baru yang lebih canggih dari generasi terdahulunya.

Pasalnya, setiap peluncuran produk terbaru Apple memang selalu ada hal baru yang menarik untuk dibahas. Seperti pada saat peluncuran iPhone 7 pada beberapa waktu lalu, di mana Apple menghilangkan jack audio 3,5 mm yang kemudian menjadi perbincangan hangat diberbagai media dan forum. Bahkan tak jarang langkah yang dilakukan Apple menjadi sebuah trendsetter yang diikuti oleh pabrikan gadget lain. Sehingga patut ditunggu kapan Apple akan membekalkan teknologi 5G ini kepada perangkatnya.

Published in Artikel
Thursday, 03 August 2017 08:27

Fitur Penyaring Konten Facebook

Keberadaan sosial media akhir-akhir ini memang kerap disalah gunakan oleh beberapa pihak tidak bertanggungjawab. Tak terkecuali yang terjadi pada platform sosial media terbesar didunia yakni Facebook. Menanggapi hal tersebut, Facebook pun tak tinggal diam. Facebook menyatakan komitmen untuk dapat mengatasi segala kontent negatif yang ada di platformnya tersebut dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan penyaring konten berdasarkan wilayah.

Facebook menyatakan komitmennya kepada pemerintah Indonesia salah satunya dengan pengendalian kontent-kontent negatif yang ada di platformnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan yang sebelumnya telah bertemu dengan tim dari Facebook. “Mengenai pengendalian kontrol konten-konten negatif, saat ini dilaporkan sudah ada fitur baru bagaimana mengendalikannya seperti khusus untuk Indonesia, misalnya ada beberapa konten yang tidak bisa diakses di Indonesia karena bertentangan dengan yang ada,” sebut Semuel di Jakarta.

Fitur geo blocking sendiri merupakan fitur yang akan melarang suatu kontent yang tidak sesuai dengan tempat atau wilayah tertentu. “Ada konten yang dilarang di sini tapi dari di regional (asalnya) tidak dilarang. Jadi itu bisa dilakukan, seperti konten tidak bisa diakses di Indonesia ya contohnya pornografi, kalau ngomong pornografi itu kan levelnya banyak, sementara di kita (Indonesia) itu jelas tidak boleh,” tuturnya.

Dengan fitur ini, kontent yang dianggap tidak sesuai dengan klutur ataupun kebiasaan masyarakat Indonesia akan tersaring dan tidak dapat ditampilkan di wilayah Indonesia. Atau secara sederhananya sebuah konten tidak bisa dibuka ketika terdeteksi bertentangan dengan aturan negara pengakses. “Kalau bicara terorisme itu melibatkan kepolisian dan BNPT. Itu kalau dengan Facebook, SOP-nya sudah cukup jelas,” tandas Semmy.

Sebelumnya terkait permasalahan konten negatif, pemerintah dalam hal ini juga telah melakukan tindakan tegas terhadap Telegram yang membiarkan platformnya menjadi sarang berbagai konten negatif yang membahayakan negara. Langkah pemerintah dengan memblokir Telegram beberapa waktu lalu pun langsung direspon oleh para penyedia layanan sosial media lain yang tidak mau platform miliknya juga diblokir.

Published in Artikel

Jika kamu sedang mengalami musibah kehilangan smartphone, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang akan kami ulas kali ini sepertinya akan cukup bermanfaat. Kehilangan smartphone tampaknya bukanlah masalah yang baru di antara para pengguna smartphone. Kejadian ini pun bisa disebabkan karena berbagai hal misalnya karena kebiasaan penggunanya sendiri yang sering lupa dan kurang berhati-hati ketika menaruh smartphone. Terkadang ada juga teman yang memang suka iseng menyembunyikan smartphone dan berakhir dengan hilangnya perangkat tersebut.

Untuk itulah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi akan sangat penting dan bermanfaat untuk diketahui. Pasalnya, tidak hanya karena beberapa alasan di atas saja smartphone bisa hilang, smartphone yang terjatuh saat kita sedang berpergian maupun tindakan tidak bertanggung jawab seperti pencurian juga menjadi contoh penyebab hilangnya smartphone. Jika sudah begini, tentu kita akan sangat kebingungan sebab komunikasi maupun aktivitas lain yang dilakukan dengan bantuan smartphone akan terganggu. Oleh karena itu, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi salah satu alternatif yang bisa kamu gunakan jika mengalami hal seperti itu.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini sendiri memang cukup banyak dicari-cari pengguna smartphone. Pasalnya, banyak pengguna yang merasa rumit untuk melacak ponsel dengan menggunakan aplikasi. Berhati-hati ketika menggunakan smartphone dan mencari tahu informasi tentang cara mencegah pencurian smartphone merupakan beberapa tindakan preventif yang bisa dilakukan untuk menghindari hilangnya smartphone.

Sebenarnya di jaman yang serba modern seperti ini melacak sebuah smartphone yang hilang sangat mudah untuk dilakukan. Pasalnya, berbagai macam aplikasi untuk melacak keberadaan smartphone sudah banyak tersedia. Apalagi aplikasi-aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis sehingga banyak orang yang menggunakannya. Namun, bagaimana jika tidak ingin menggunakan aplikasi? Apakah kamu tetap bisa menemukan smartphone yang hilang tersebut? Tak perlu khawatir karena cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi jawaban bagi kamu yang ingin menemukan smartphone tanpa repot-repot menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai perantara.

Nah, bagi kamu yang belum mengetahui cara menemukan smartphone Android tanpa bantuan aplikasi, berikut kami berikan tips tentang hal ini selengkapnya. Langsung saja kita simak beberapa segmen di bawah ini yang akan mengulas secara lengkap mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini.

Cara Melacak Ponsel Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Android

Berikut ini adalah langkah-langkah cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android :

1. Langkah pertama pada cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang harus kamu lakukan yakni mengunduh dan menginstal terlebih dahulu Android Device Manager pada Android yang akan digunakan untuk melacak perangkat yang hilang. Setelah terinstall, maka buka layanan ini dan pilih opsi “Accept”.
2. Langkah berikutnya, lakukan login dengan menggunakan akun Google yang masih aktif pada smartphone kamu. Sekali lagi, gunakanlah akun Google yang masih aktif sehingga bisa langsung terkoneksi dengan smartphone yang digunakan.
3. Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang selanjutnya adalah jika kamu memakai dua smartphone sekaligus, maka lokasi smartphone yang hilang bisa langsung ditemukan dengan menggunakan smartphone Android yang satunya lagi.
4. Kemudian, pilih perintah yang ingin diberikan, misalnya dengan memilih untuk menguncinya, memaksanya berdering atau justru menghapus data yang ada di dalamnya.

Dengan menggunakan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android tersebut kamu dapat mengamankan perangkat yang hilang tersebut setidaknya dengan mengunci perangkat agar tidak dapat dibuka. Layanan Android Device Manager merupakan layanan yang memang diberikan oleh Google kepada para pengguna Android yang notabene merupakan produk buatannya.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang satu ini memang lebih akurat dibandingkan jika kamu menggunakan aplikasi pihak ketiga yang lain. Android Device Manager sendiri memiliki fungsi utama untuk mengendalikan perangkat Android dari jarak jauh sehingga dengan layanan Google ini, kamu bisa melacak, mengunci, maupun menghapus data perangkat Android yang hilang tersebut.

Selain cara diatas, adapula cara lain yang dapat digunakan ketika kamu kehilangan perangkat Android. Berikut kami berikan info mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer.

Cara Melacak Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Komputer

Berikut ini merupakan tahapan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer:

1. Hal pertama yang perlu dilakukan dalam cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer adalah buka situs google.com/android/devicemanager melalui peramban (browser) pada komputer yang digunakan. Lakukan login dengan memakai akun email yang juga kamu gunakan pada smartphone Android yang hilang.
2. Ketika kotak dialog Alert muncul, pilihlah opsi “Accept” untuk bisa masuk ke Android Device Manager.
3. Kemudian langkah selanjutnya dari cara melacak android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini adalah klik pada ikon GPS yang berada di pojok kanan pop-up. Apabila GPS yang ada di smartphone memang tidak aktif, maka kamu tidak akan bisa menemukan lokasi dimana smartphone itu berada. Akan tetapi, kamu masih bisa mereset perangkat tersebut dengan cara menekan tombol “Erase”. Langkah ini dilakukan agar smartphone kembali ke pengaturan pabrik dan mengatur GPS agar bisa menyala.
4. Kemudian langkah terakhir yang dapat kamu lakukan pada cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini kamu bisa mengunci smartphone tersebut memakai password yang ada pada fitur “Lock” untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, terlebih jika kamu menduga kalau smartphone itu sengaja disembunyikan. Namun, jika kamu terbiasa memakai smartphone dalam kondisi silent, gunakanlah fitur “Ring” untuk membuatnya berdering dengan keras.

Cara melacak ponsel Android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer bisa dilakukan jika kamu tak memiliki smartphone Android yang lain. Menemukan smartphone yang hilang langsung lewat perangkat Android maupun lewat komputer sebenarnya prinsipnya sama, yaitu dengan mengandalkan Android Device Manager yang merupakan layanan dari Google untuk para pengguna produknya sebab layanan ini pun juga bisa diakses lewat komputer meski langkah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini memang sedikit berbeda.

Nah, kini kamu tak perlu khawatir lagi bukan jika sewaktu-waktu kehilangan smartphone. Pasalnya, kamu kini sudah mengetahui cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi baik dengan memakai perangkat Android maupun Komputer. Namun yang perlu diperhatikan adalah ponsel Android yang hilang tersebut akan bisa dengan mudah ditemukan jika masih dalam keadaan aktif. Namun, jika perangkat tersebut mati maka akan lebih sulit untuk dilacak meskipun masih memungkinkan. Demikianlah informasi tentang cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang bisa kami bagikan. Semoga bisa bermanfaat.

Published in Artikel
Friday, 28 July 2017 09:03

Telegram Mau Dibuka Lagi??

Kementrian Komunikasi dan Informatika memiliki wacana untuk kembali membuka layanan web aplikasi Telegram yang sudah diblokir pada beberapa waktu yang lalu. Terkait dengan kapan dibukanya kembali layanan tersebut, Kemenkominfo saat ini masih menunggu hasil perundingan terkait standard operating procedure (SOP) dengan perusahaan Telegram.

Menmkominfo Rudiantara, mengatakan bahwa tidak ada alasan Telegram untuk tidak dibuka jika SOP-nya memang sudah beres. Bahkan, masyarakat pun tentu menginginkan dibukanya kembali aplikasi tersebut.

Untuk saat ini, Kemenkominfo sedang menjalin komunikasi dengan pihak Telegram dan kedua belah pihak telah menyepakati beberapa poin yang telah direncanakan.

Pertama, pihak Telegram akan mengirimkan sumber dayanya ke Indonesia agar lebih mudah dalam berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia jika sewaktu-waktu terjadi masalah. Dengan adanya kontak person, alamat, dan nomor telepon dari perwakilan Telegram tentu koordinasi akan lebih mudah terjalin.

Poin kedua, pihak Telegram akan memakai self censoring untuk menyikapi konten yang berhubungan dengan radikalisme maupun terorisme. Dengan teknik ini, nantinya akan perusahaan platform akan menerima peringatan yang langsung bisa diteruskan ke pemerintah Indonesia.

“Kalau ada konten berkaitan dengan radikalisme, dia langsung memberikan warning atau memblokir. Kalau masih ada juga yang lolos, kan jalur komunikasi sudah ada. Tinggal bilang saja, eh bos ada kayak begini, tolong take down. Demi kepentingan Indonesia ya, ” kata Rudiantara.

Terkait dengan kapan perundingan antara Kemenkominfo dan Telegram itu selesai, Rudiantara masih belum bisa memastikannya. Namun yang pasti komunikasi antara keduanya harus dilakukan dengan hati-hati.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenkominfo mengumumkan telah melalukan pemblokiran pada layanan web aplikasi Telegram di Indonesia. Akan tetapi, pemblokiran ini baru dilakukan untuk layanan web saja, yaitu sejumlah URL yang dipakai untuk membuka Telegram dengan menggunakan browser dekstop ataupun mobile.

Walaupun langkah ini sempat diprotes banyak orang, namun pemerintah tetap gigih memblokir aplikasi tersebut. Alasan pemerintah adalah karena layanan ini digunakan untuk menyebarkan ajaran-ajaran terorisme dan radikalisme seperti cara untuk merakit bom, melakukan penyerangan, disturbing images, serta informasi lain yang tidak sesuai dengan undang-undang di Indonesia.

Presiden Joko Widodo bahkan ikut menjelaskan mengapa layanan pesan instan yang menjadi rival WhatsApp ini memang layak untuk dihentikan pemakaiannya. Jokowi menuturkan jika aplikasi Telegram memang sudah lama dipantau oleh pemerintah sebelum akhirnya diblokir.

Hasil pantauan yang dilakukan pemerintah menemukan bahwa Telegram sering dipakai berkomunikasi oleh teroris. Terdapat ribuan konten di aplikasi tersebut yang dikatakan bisa mengganggu keamanan negara.

Published in Artikel
Friday, 28 July 2017 05:52

Facebook Siapkan Speaker Pintar?

Beberapa waktu yang lalu Facebook dikabarkan sedang mempersiapkan sebuah perangkat ponsel yang dapat dibongkar pasang. Hal tersebut di ketahui setelah pengajuan hak paten Facebook atas produk tersebut. Namun, rupanya produk tersebut bukan satu-satunya perangkat yang sepertinya sedang di persiapkan Facebook untuk dapat menjajal persaingan pasar gadget. Pasalnya, raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini diketahui sedang menyiapkan speaker pintar dengan layar sentuh seluas 15 inci.

Kabarnya, speaker pintar tersebut akan diproduksi oleh salah satu pabrikan perakit iPhone di Negeri Tirai Bambu China yang bernama Pegatron. Speaker ini pun disebut-sebut akan siap diluncurkan pada awal 2018 mendatang. Selain itu, seperti informasi yang kami dapatkan dari Techcrunch, perangkat ini diketahui akan menggunakan layar buatan LG dan didesain oleh Building 8. Buliding 8 sendiri merupakan sebuah laboratorium rahasia yang meneliti dan mengembangkan perangkat keras untuk Facebook.

Kesuksesannya dalam bisnis sosial media dengan pengguna bulanan aktif yang mencapai 2 miliar pada Juni 2017 ini nampaknya membuat Facebook tertarik untuk menjajal bisnis gadget ataupun hardware. Namun demikian, nantinya perangkat keras milik Facebook tersebut pun akan tetap terintegrasi dengan produk-produk lain milik Facebook.

Speaker pintar Facebook nantinya akan dapat melakukan penggunanya untuk mengirimkan pesan suara kepada para pengguna Facebook lainnya layaknya telepon rumah. Sementara itu, layar sentuhnya akan menjadi alternatif yang memudahkan anak-anak dan manula dalam menggunakan perangkat ini.

Facebook sebenarnya bukan yang pertama dan satu-satunya membuat teknologi serupa. Sebelumnya diketahui juga Amazon juga memproduksi teknologi serupa yang diberi nama Amazon Echo Show, kemudian Google dengan Google Home Speaker yang juga terintegrasi dengan produk-produk milik Google lainnya seperti Android dan Gmail. Sementara itu, raksasa teknologi lainnya juga dikabarkan tertarik untuk dapat merilis produk serupa, yakni Apple yang berencana merilis Homepad.

Jika nantinya perangkat ini benar-benar meluncur, tentu akan siap bersaing dengan produk-produk serupa milik pesaingnya seperti Google Home Speaker milik Google yang saat ini sudah dijual bebas di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau atau dengan Echo Show besutan Amazon.

Published in Artikel

Hingga saat ini, nama resmi dari Android 8.0 “O” memang belum diumumkan secara resmi. Akan tetapi, berdasarkan petunjuk Google dari versi terakhir Android O Beta, ada kemungkinan jika Android terbaru itu akan dinamai dengan Octopus atau Gurita.

Lantas, bagaimana Octopus bisa diduga menjadi nama Android O padahal Google biasanya menggunakan nama kudapan manis untuk menamai sistem operasi buatannya. Dalam Android O Beta, Google ternyata menyisipkan easter egg. Easter egg ini merupakan pesan tersembunyi pada software yang umumnya berisi pesan atau lelucon dan bisa dibuka hanya dengan menggunakan teknik tertentu.

Easter egg ini bisa dijumpai pada menu Settings, About, Phone, dan Android Version. Pada saat logo O yang ada di bagian ini ditekan, maka layar kemudian langsung akan menampilkan gurita virtual atau octopus.

Pengguna Android O versi beta ini juga bisa berinteraksi dengan gurita virtual yang muncul di layar dengan cara menggerakkan octopus tersebut kemana pun sesuka hati.

Munculnya octopus ini menimbulkan beragam spekulasi di kalangan para penggemar Android. Ada juga yang memperkirakan jika Google akan melakukan perubahan dengan tak lagi memakai nama camilan atau kudapan manis untuk sistem operasi buatannya tersebut. Sehingga Android O yang akan dinamai dengan Android Octopus memang mungkin saja terjadi.

Kendati demikian, sebagian orang juga masih banyak yang meyakini bahwa Google masih akan kembali mempertahankan tradisinya seperti yang sudah-sudah. Sehingga banyak yang akhirnya beropini jika Google memang hanya ingin mengecoh alias bercanda dengan kemunculan octopus pada Android O tersebut.

Apapun alasan Google dalam menghadirkan octopus ini pada sistem operasi Android barunya tersebut, yang pasti kemunculan octopus pada Android O Beta versi final tentu menjadi semacam pertanda bahwa versi terbaru dari sistem operasi buatan Google yang telah ditunggu-tunggu oleh publik ini memang akan segera meluncur dalam waktu tak lama lagi. Jadi, kita tunggu saja apakah Octopus benar-benar akan dipakai sebagai nama Android O.

Published in Artikel

Keberadaan perangkat Android yang saat ini sudah hampir dimiliki semua kalangan masyarakat, membuat berbagai penunjang dan fitur pendukung lainnya juga turut berkembang. Salah satu yang terus tumbuh adalah pasar game yang kian hari pertumbuhannya terus naik. Hal ini tentu cukup menggembirakan, namun yang patut disayangkan adalah meskipun pasarnya terus tumbuh, namun rupanya game-game buatan pengembang lokal Tanah Air belum bisa menjadi raja di Negerinya sendiri dan masih kalah saing dengan game-game besutan pengembang luar yang sangat banyak.

Industri game ini merupakan salah satu industri yang termasuk pada industri kreatif, tak mengherankan jika pasar game ini memang cukup mendapat perhatian dari pemerintah. Hari Sungkari, Deputy Chairman of Infrastructure Badan Ekonomi Kreatif menilai, pasar game di Indonesia ini kian hari memang kian naik khususnya dalam tiga tahun terakhir. “Pada 2014, nilai pasar game Indonesia mencapai USD 181 juta. Sementara pada tahun 2015, USD 321 juta, dan 2016 mencapai USD 580 juta. Tahun ini diperkirakan USD 700 jutaan,” kata Hari Sungkari.

Besarnya nilai pasar game di Indonesia ini sayangnya masih kurang dapat di kuasai oleh game-game lokal di mana game lokal hanya mendapat 1,7 % dari nilai tersebut. Hal ini tentu cukup disayangkan, pasalnya game di Indonesia ini memiliki pertumbuhan yang cukup besar jika dibandingkan dengan industri game negara tetangga. “Bila dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara, pendapatan dari game yang diraih Indonesia mencapai 21% dari total nilai USD 2,2 miliar. Persentase ini meningkat dari tahun 2013,” papar Hari.

Tak hanya itu saja, bahkan Indonesia menempati urutan pertama di Asia Tenggara untuk pasar game mobile. Di mana dengan USD 331 juta membuat Indonesia menempati urutan nomor satu pendapatan tertinggi game mobile. Hal ini terpaut jauh dari beberapa negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand yang hanya berkisar 275 juta USD atau Malaysia dengan USD 238 juta, Singapura di USD 143 juta, Filipina di USD 143 juta, dan Vietnam di USD 136 juta.

Published in Artikel

Saat sedang melakukan panggilan video atau video call dengan pengguna WhatsApp lain, seringkali ada pesan masuk yang mengharuskan untuk segera dibalas. Hal ini tentu akan sangat mengganggu karena membuat pengguna harus memilih untuk lebih mengutamakan video call atau membalas chat terlebih dahulu.

Fitur baru di Whasapp bernama “Picture-in-Picture” rupanya akan segera dihadirkan untuk mengatasi masalah tersebut. Fitur ini memungkinkan pengguna WhatsApp untuk melanjutkan aktivitas video call meskipun dalam waktu yang bersamaan juga membalas chat dari teman-teman melalui aplikasi ini.

Mekanisme kerja dari fitur PiP ini sebelumnya telah diaplikasikan terlebih dahulu pada layanan berbagi video, Youtube. Dengan begitu pengguna Youtube tetap bisa menonton sebuah video meski sedang mengeksplor video-video lain pada layanan tersebut.

Tujuan dari penambahan fitur tersebut tentu saja untuk semakin meningkatkan produktivitas pengguna dengan memberikan dukungan pada dijalankannya dua pekerjaan sekaligus atau multitasking.

Fitur ini sendiri diketahui pertama kali melalui sebuah cuitan akun Twitter bernama @WaBetaInfo yang mengunggah hasil pemindaian antramuka WhatsApp versi beta dengan dukungan PiP.

@WABetaInfo juga menyebutkan jika PiP bakal hadir secara otomatis di Android O 8.0. Sistem operasi Android yang diperkenalkan Google pada Mei 2017 lalu tersebut disinyalir akan meluncur secara komersil pada bulan Agustus mendatang.

Kendati demikian, jika telah mempunyai Android O versi Developer Preview, pengguna WhatsApp sebenarnya sudah bisa menjajal fitur baru PiP pada aplikasi pesan singkat tersebut. Hal ini karena fitur Picture-in-Picture sendiri untuk sekarang memang sudah tersedia bagi para pengembang saja sehingga sebagian kecil orang sudah bisa merasakan bagaimana keefektifannya dalam membalas pesan dan melakukan video call sekaligus.

Selain untuk Android, fitur PiP menurut kabar juga akan dihadirkan untuk para pengguna perangkat iOS. Meski begitu terkait dengan kapan waktunya pengguna Android dan iOS bisa menjajal fitur PiP tersebut, pihak WhatsApp hingga kini masih belum memberikan informasi yang pasti berkaitan dengan hal ini. Jadi, kita tunggu saja kabar selanjutnya dari pihak WhatsApp.

Published in Artikel
Page 1 of 6